Sabtu, 03 Juni 2023

Pendidikan

Mempertajam

Mengasah

Mengasah mempertajam

Pada setiap kesempatan asah dan tajam

Memaksa membiasakan

Terpaksa terbiasakan

Pendidikan memaksa tajam

Pendidikan terpaksa tajam

Membaca alam

Kaku

 Mengulang batu 

Mengulang kayu 

Batu kayu mengulang


Me ngu la ng

Kaku batu

Kaku kayu

Mengulang batu dan kayu 

Mengulang kaku


Waktu batu waktu kayu

Terbuang batu terpakai tidak kayu

Habis waktu batu kayu

Mengulang batu kayu

Batu mengulang

Kayu mengulang

Bangga

Kamis, 16 Juni 2022

Mendengar Kau

Kau
Ada rasa yang beda 
Mendengar kau berbicara
Kau belum tidur lalu bercerita
Tertawa

Aku terlarut dalam diamku mendengarkan kau 

Rabu, 15 Juni 2022

Contoh Surat Dari Mantan

 Hai,

Aku menulis ini sambil membayangkan kamu yang tiba-tiba kembali lagi saat itu...

Sengaja aku wanti-wanti agar tetap kaku dan dingin mengokohkan tameng hatiku agar tidak mudah luluh. Namun seiring waktu, kamu yang berbagi tulisan dalam video, kamu yang kembali dengan nada-nada akustikmu, kamu.... aku memutuskan berdamai dengan hati. Tulisan ini bukan umpatan penyesalan tentang betapa tidak berpendiriannya aku untuk tidak lagi lebur dalam rasa. Setidaknya aku berterima kasih, karena membuatku kembali untuk merasa, dan aku kembali menyadari, ternyata hatiku tidak sebegitu getirnya menerima asa. Sabtu kemarin, terima kasih untuk kabar yang kau janjikan. Meskipun waktu tenggangnya masih cukup untuk menunggu. Aku tahu itu bukanlah hal yang mudah untuk diutarakan. Terima kasih telah memyampaikannya dengan indah tanpa aku merasa sakit sedikitpun. Sambil membaca tulisanmu, Tuhan membelaiku dengan angin, Tuhan mendamaikan aku dengan derasnya suara hujan, Tuhan memelukku dan aku bahagia. Aku tidak menangis maupun membathin karena sejak awal aku memutuskan hanya mengikuti skenario Tuhan. Dari sekian alur yang aku didalamnya, akhirnya aku mengerti ternyata seperti ini rasanya ikhlas, melegakan.

Yang coba aku pahami adalah, 

"Kita tidak saling memberi harapan...yang kita lakukan hanya mengupayakan takdir.

Namun jika Tuhan tidak berkenan bukan andil kita untuk saling menyalahkan ataupun merasa kalah..."

Rencana Tuhan selalu tepat

Tidak ada yang kurang maupun berlebih...

Tentang kekosongan yang masih menghampa di hati, semoga kelak terisi dengan gejolak yang lebih bercahaya, sehingga menghantam temaram sepi, di masing-masing kita.

Aku masih menjadi tari yang penasaran, bagian mana dari puisi-puisimu yang ada aku didalamnya😊 namun setidaknya dalam "pecahan katamu" ada aku dan tentang aku disana. Pecahan hatiku sangat berkilauan saat itu, bahkan masih sampai sekarang. Terima kasih "aku senang".

Maaf membuatmu membaca tulisan panjang ini, setidaknya aku memberitahumu bahwa tentang apa yang aku perankan dengan kamu sampai saat ini tidak sedikitpun aku menyesal. Aku senang kamu ada dimasa kecilku, dekat di masa aku yang masih dengan pencarianku sampai saat ini.

Maaf kembali jika disaat-saat hatiku tertaut denganmu, aku pernah mengukir salah yang membuat mu patah ataupun marah.

Aku tidak lagi berakhir dengan memutus dan mengoceh tentangmu dalam kata-kata lalu berharap kamu membaca dan menyadarinya bahwa yang aku maksud itu kamu😅🤭

Mari kita untuk tetap berteman, bertukar kabar, lalu berbahagia. Tempatmu masih tetap istimewa bagiku. Meskipun terkesan lawas, tidak ada yang salah dengan kata sahabat kan teman?🥰

Senin, 28 Maret 2022

Syahrir

Bung kecil dari Minangkabau
Kau pahlawan tapi kau sampai mati jadi tahanan
Bung kecil dari Minangkabau
Kau pahlawan sekarang kau mulai dilupakan 

Syahrir pikiran dan perjuanganmu sudah dilupakan
Suda tidak ada yang tahu kau adalah perdana menteri pertama bangsa ini
Bung kecil dari Minangkabau
Maafkan bangsa ini
Pernah menjadilanmu tahanan hingga ajal

Tanpa diadili
Tanpa diadili
Tanpa diadili
Kau mati
Kau mati
Kau mati 
Ironi kisah ini

Sabtu, 31 Oktober 2020

Minum Anggur

Kau tau sejauh mana aku menjauh 
Semua karena tidak ingin lagi bersamamu
Kalau kau tanya aku rindu atau tidak
Tentu aku sangat rindu 

Selalu saja kau muncul dalam ingatanku
Ternyata aku belum melupakanmu
Benar aku tidak pernah mau melupakanmu
Sebab semua tentangmu adalah pelajaran bagiku

Apakah suatu saat aku akan mencarimu
Tidak
Namun jika kita bertemu 
Aku akan traktir kau minum anggur sampai mabuk


Air Bangis, 31 Oktober 2020


Kamis, 29 Oktober 2020

Sedikit Cerita

Jika engkau datang dua puluh tahun yang lalu
Burung camar masih banyak mencari makan di laut
Terbang bebas melingkar di perahu nelayan
Hinggap di ranting pohon yang mengapung di laut

Namun jika engkau datangnya sekarang
Tidak kau temukan burung camar cari makan
Terbang babas melingkar di perahu nelayan
Atau yang sedang hinggap di ranting pohon di laut

Yang kau temukan sampah sudah menumpuk 
Membentuk pulau-pulau kecil terapung 
Dibawa ombak ke pantai lalu menjadi daratan baru
Begitulah sedikit ceritaku 
Tentang burung camar yang hilang dan tetang sampah yang telah menumpuk 


Jumat, 23 Oktober 2020

cerita

Hari ini Jum'at 23 oktober 2020 aku sedang duduk sendiri di beranda rumah, melihat ibu-ibu sedang tawar menawar haefa dengan pedagang buah yang biasa menggelar dagangannya di depan rumah. Padanganku jauh memanda ke arah perbukitan yang ditanami kelapa sawit, 20 tahun yang lalu perbukitan itu masih ditumbuhi padang ilalang yang setiap tahun selalu terbakar entah karena apa. 

Selasa, 13 Oktober 2020

Cerita Hati

Aku merasa malu sebagai laki-laki minang dewasa tapi masih tinggal dirumah bersama orang tua. Ingin rasanya aku berjalan kembali mendatangi tempat-tempat indah yang ada di negeri ini, namun semua rasa ingin itu sekarang tertahan karena beberapa hal. Pertama, aku kalah dalam pertarungan di ibu kota, aku pulang setelah dua tahun lebih bertarung dan bertahan di ibu kota. Kedua, aku sedang kecewa sebab meninggalkan perempuan yang aku sayang dalam keterpurukan, semoga dia baik-baik saja. Ketiga aku merasa gagal sebagai laki-laki dewasa aku tidak bisa bertanggung jawab atas semua perbuatan yang telah aku lakukan. 

Bersambung......

Sabtu, 19 September 2020

Dalam Mimpi Kau Juga Marah

Tidak ada alasan untuk mempertahankamu 
Aku tidak ingin semua terulang bersamamu
Sudah tenang rasanya hidup ini tanpamu
Untukmu juga begitu
Tidak ada alasan bagimu untuk mempertahankanku

Biarlah kita tidak bertemu lagi
Biarlah aku tidak mencarimu

Air bangis, 19 September 2020

Minggu, 06 September 2020

Harapan

Aku tidak bisa katakan bahwa aku mencintaimu sejak saat aku pernah pergi meninggalkanmu
Untuk bertemu denganmu saja aku tidak merasa pantas
Apa lagi untuk memintamu menjadi istriku
Tapi sekarang aku begitu dekat denganmu
Jika tidak aku sampaikan isi hatiku
Aku takut menyesal dikemudian hari 

Minggu, 02 Agustus 2020

Belum Usai

Jika nanti tujuan berbeda maka teruskan saja perjalanan yang kalian ingin, sedangkan aku akan tetap pada jalan yang  aku  ingin.

Setelah dua bulan itu aku buang maka aku lupakan saja setiap kenangan bersama kalian. Datanglah dalam mimpi, temui aku, lakukan apa saja yang kalian ingin. Aku sudah pergi meninggalkan kalian jauh dan entah kapan akan kembali.

Pantai landai di perbatasan provinsi selalu menanti untuk mengenang dan memulai kisah baru yang telah ditetapkan illahi. Akankah kelak aku dan kalian bertemu lagi. Sekali lagi aku berharap kaliaj datang menemuiku meskipun itu dalan mimpi. Aku benar-benar ingin melihat kalian, seperti apa kalian sekarang.


Lampung, 2 Agustus 2020

Selasa, 21 Juli 2020

Pangkuan Halaman

Akhirnya kapal itu memutar haluan setelah menerjang badai yang tidak berkesudahan. Meninggalkan pulau harapan yang masih belum terlihat. Terus berlayar adalah kematian, memutar haluan memperbaiki kapal adalah pilihan

Berhenti pada pelabuhan terdekat
Mari kembali berlayar
Siapkan segala bekal
Lalu ciptakan perjalanan 

Sampailah pada pulau harapan
Lalu kembalilah pada pangkuan halaman


Jakarta, 21 Juli 2020

Minggu, 19 Juli 2020

Patah Bulan Juli

Kau berjanji kembali dan akan selalu menemani
Kau berjanji tidak pernah pergi dan tetap disisi
Tapi kau pergi dan tidak kembali

Kau membuat patah berkali-kali
Aku masih disini
Tapi tidak menunggumu lagi


Jakarta, 19 Juli 2020

Jumat, 17 Juli 2020

Tinggalkan

Jatah yang telah hilang
Kau kesal pada apa saja
Karena Kau sedang merasakan kehilangan
Lalu Kau kutuk semua
Semua benar-benar sampah 

Berdiam diri Kau pada akhirnya
Padahal lebih baik Kau lanjutkan perjalanan
Lebih banyak lagi yang akan Kau temukan
Hujan dan badai seperti apapun tidak akan menghentikan langkah yang sudah kau mulai 

Sebenarnya kau hanya butuh keberanian
Tinggalkan
Kau harus meninggalkan
Lalu berjalanlah sendirian

Jakarta, 16 Juli 2020

Jakarta Mereka dan Jakarta Ku

Mereka melangkah sangat cepat 
Seperti sedang mengikuti lomba jalan cepat
Tidak ada waktu untuk berhenti bagi mereka
Setidaknya begitulah yang Aku lihat
Pekerja kantoran, pekerja harian lepas, dan Aku yang pengangguran semua melangkah cepat saat di Jakarta

Tanpa tegur sapa sudah biasa
Ketidakpedulian sudah biasa
Jakarta sungguh istimewa dengan segala yang terjadi di dalamnya
Aku nikmati Jakarta

Jakarta, 26 Juni 2020

Melangun

Melangunkah Aku
Hingga Aku berjalan sejauh ini dan tidak kembali 
Aku tinggalkan kampung dan tanah kelahiran
Aku tinggalkan tumahvyang penuh dengan keindahan
Lalu aku berjalan
Seperti ada rasa yang sedang aku ingin hilangkan

Melangunkah Aku
Oh tidak 
Aku tidak sedang melangun
Ini hanya keinginan biasa yang sudah terpendam 
Aku berjalan untuk wujudkan perjalnanku


Jakarta, 16 Juli 2020

Kamis, 13 Februari 2020

Tulisan Perasaan

Hari ini ingat semua cerita tentang kita
Hari ini ingat semua ingin kita
Aku tidak pernah bayangkan semua cerita yang sudah kita lewati
Aku ingin semua ingin kita menjadi kenyataan

Aku berharap kita tetap terus bersama
Aku berharap selalu ada aku dalam hatimu
Jika tidak bisa aku berharap seperti itu
Lalu kau tidak ada lagi dalam hidupku
Sudah jelas hancurlah aku
Air mataku tentu akan tumpah
Membanjiri alam semesta

Akan sangat sulit memeperbaiki rasa 
Jika dirimu benar tidak ada lagi dalam hidupku
Hari ini dirimu masih ada bersamaku
Tapi
Aku tetap harus siap kehilangan dirimu

Jakarta, 13 Februari 2020









Jumat, 29 Maret 2019

Sekali Lagi Kemana Kita

Kemana kita
Sekali lagi aku tanya kemana kita
Tujuan kita kemana
Beberapa kali aku pernah ingin menyerah
Pergi meninggalkan lalu membuka lembaran baru
Bukan melupakanmu setelahnya

Kemana kita
Akankah diam saja

Cisauk, 29 Maret 2019

Kamis, 14 Maret 2019

Pergi Saja

Jika kita tidak bersama lagi
Maka kita memang ditakdirkan untuk berpisah
Jika kita bersama lagi
Maka aku menolak
Aku kalau sudah pergi ya pergi saja
Jangan kembali

Aku sudah berusaha
Tapi dasar kau saja yang tidak mau
Jelas sudah jawabannya
Pergi sajalah
Jangan banyak alasan
Aku bisa tanpamu

Jakarta Selatan, 14 Maret 2019

Rabu, 13 Maret 2019

Sudahlah

Kamu ingin akhiri
Aku siap mengakhiri
Mari kita akhiri
Jika tidak ini akan jauh lagi dan akan bahaya lagi

Maaf aku pergi
Kali ini benar pergi
Selamat tinggal


Jakarta Selatan, 13 Maret 2019

Kamis, 28 Februari 2019

Harus Aku Memilih

Cerita ini tentang masa lalu
Seonggok daging berbicara lantang manantang
Lalu hilang entah kemana
Entah mati entah bagaimana

Ada beberapa berita bahagia
Tapi tidak terdengar sampai semua orang tahu
Aku luka memdengar
Lalu aku baca
Aku percaya akan datang suatu masa
Masa itu akan terkabar lantang tetangmu

Jakarta Selatan, 28 Februari 2019

Senin, 25 Februari 2019

Jatuh Cinta

Aku temukan kamu
Saat itu aku sering dengar suaramu
Ya hanya suara
Lalu aku dengar cerita tentang mu
Tapi hari ini

Ada kita
Ada cerita tentang kita
Aku tidak tahu sampai dimana cerita ini
Kita jalani saja
Semoga tidak bertepuk sebelah tangan

Aku mulai cemburu
Aku mulai menyayangimu
Semoga bukan pelarian
Karena kita sama-sama sedang kecewa

Lalu kita berjalan berdua
Lalu kau manja
Aku suka
Aku jatuh cinta
Lalu kau juga mungkin akan jatuh cinta

Putus Cinta

Lagi aku putus cinta
Sudah 10 hari
Aku lelah sebenarnya
Tapi Aku mulai lagi jatuh cinta

Kamis, 24 Januari 2019

Seorang Perempuan


Ada seorang perempuan yang membuat aku jatuh cinta
Tidak mudah jatuh cinta padanya
Apalagi mempertahankan cinta yang ada untuknya
Dia perempuan mempunyai anak tiga
Dua laki-laki satu perempuan
Jika aku menikah denganya aku akan mendapatkan tiga bonusnya

Sayang disayang orang tuaku tidak merestui cintaku padannya
Tapi aku tetap masih terus jatuh cinta padanya
Sampai pada saat tulisan ini aku tulis aku masih merasakan jatuh cinta padanya

Aku jatuh cinta pada dia
Dia tidak sempurna
Dia sudah tidak bisa melahirkan lagi katanya
Tapi masalah melahirkan ada tuhan yang mengaturnya
Dia bercerita padaku
Fisiknya juga tidak sempurna
Dia menggunakan alat bantu dikaki jika berjalan
Dia malu berjalan denganku
Sedangkan aku tidak merasa malu berjalan dengannya
Aku sedang jatuh cinta dan sayang padanya
Beginilah aku ketika aku sedang jatuh cinta


Jumat, 11 Januari 2019

Perempuan Itu

Sudah lama ada
Baru sekarang bisa berbicara
Sepertinya kau mempesona
Sudah ada yang punya
Aku lelaki biasa
Mencoba mengenal
Merasakan semua perasaan baru
Berjalan berdua bersamamu
Hahahahah
Sebentar saja
Kau ada yang punya
Aku juga ada yang punya
Memang belum resmi
Meski aku menjaga hati
Sebab aku mudah untuk jatuh pada hati

Jakarta Selatan, 11 Januari 2018

Senin, 07 Januari 2019

Menggenggam Lalu Lepas

Aku kembali jatuh cinta Setelah patah hati
Sering kali malam terasa sunyi
Maka aku mencoba tetap mencari
Kadang aku dapatkan dia
Tapi kadang hanya sebentar saja aku mengenggam lalu lepas
Terasa benar getaran disekujur tubuh
Saat itu aku bahagia
Aku takut ketagihan
Apa aku sudah saja perjalanan
Rasa-rasanya aku kembali seperti dulu
Menyemai benih dimana-mana
Aku merasa sendiri
Jakarta Selatan, 7 Januari 2018

Kamis, 03 Januari 2019

Perempuan Hebat


Aku temukan
Aku datangi
Aku akan menangkan hatimu
Meski itu tidak mudah
Sangat banyak yang harus aku lewati
Semoga pilihan ini akan menjadi pilihan terakhir untuk ku

Memang kau bukan gadis lagi
Tidak catik juga
Tidak sempurna juga
Tapi kau hebat
Bisa tetap hidup dengan semua tanggungjawab yang telah Allah titipkan
Aku laki-laki kecil datang dengan percaya diri
Mengajakmu dan ingin menjadikanmu beserta semua yang ada padamu menyatu dengan ku
Maukah kau menjadi istri ku

Aku laki-laki biasa tidak punya apa-apa
Jika mengharapkan harta aku tidak punya
Ketampanan juga tidak punya
Aku hanya punya kesungguhan hati untuk terus bersama
Mau kau menjadi istriku
Mari kita bersama memnyakinkan semua orang bahwa kita mempunyai kesungguhan yang sama
Mari kita bersama
Jadilah istriku



Jumat, 30 November 2018

Mari Memulai Lagi

Mari memulai lagi
Melanjutakan perjalanan menemukan
Aku tak tahu kau dimana
Hari ini aku gagal menemukan mu
Aku kira itu kamu
Ternyata bukan kamu

Mari tetap menjadi baik
Menjadi lebih baik lagi
Semoga kita segera dipertemukan
Aku  mencintaimu
Meski aku belum tahu kamu siapa

Jakarta Selatan, 30 November 2018

Kamis, 29 November 2018

Aku Akan Menemukan Mu

Aku yakin kau sedang menunggu
Sabar, jaga dirimu
Aku akan menemukan mu
Dimanapun kamu akan ku cari
Aku tidak akan berhenti mencari mu
Akan aku temukan dirimu

Dari pelosok negeri aku melangkah
Melewati jalan yang berliku-liku
Kadang aku terjatuh
Tapi itu tidak masalah

Aku ingin menemukanmu dengan caraku
Melewati selat
Melewati lembah
Melewati banyak tempat

Perjalanan ku menemukanmu akan menjadi kenangan indah dalam hidup ku
Akan kuceritakan nanti padamu
Akan kuceritakan pada anak-anak kita

Aku laki-laki biasa
Akan menemukan mu

Jakarta Selatan, 29 November 2018

Untuk Pembaca


Untuk yan selalu membaca tulisan ku
Untuk pembaca setia tulisan ku
Aku menduga-duga saja kamu siapa
Semoga kelak kamu beri satu komentar tentang tulisan ku

Aku pernah bayangkan kau hadir
Ada disebelah ku
Namun tiba-tiba hilang dan akupun mencarimu
Aku lihat dikejauhan
Aku kurang jelas melihat wajahmu
Tapi kau ada


Jakarta Selatan, 29 November 2018

Rabu, 28 November 2018

Biar Aku


Biar aku jatuh cinta
Kamu nanti saja setelah kita menikah
Biar aku rindu
Kamu nanti saja setelah kita menikah

Biar aku saja yang jatuh cinta
Kamu nanti saja, setelah menikah nikmati semua cinta
Biar aku saja yang rindu
Kamu nanti saja, setelah menikah nikmatilah sepuasnya bagaimana rindu

Kau tahu patah hati
Biar aku saja
Kamu janganlah
Makanya aku saja yang jatuh cinta
Makanya aku saja yang rindu

Jakarta Selatan, 28 November 2018



Senin, 26 November 2018

Untuk Ku & Kamu



Menyadari sepenuhnya bahwa jodoh adalah takdir Allah Ta’ala, oleh karena itu segala usaha yang dilakukan hanyalah salah satu cara menyambut takdir dari Allah.

Kita sebagai manusia diwajibkan berusaha seoptimal mungkin, adapun hasilnya kita serahkan sepenuhnya kepada Allah Ta’ala.

Berhasil & tidaknya proses merupakan suatu yang wajar dan merupakan sunatullah sehingga tidak menyisakan sakit hati atau menyalahkan salah satu pihak.

Surat Untuk Mu

kita baru kenal aku langsung ingin melamar dan mengajak menikah

Untukmu perempuan yang menemukan aku di dunia maya, terima kasih telah hadir dalam hidup ku, ini sunggug rencana Tuhan yang membuat aku bahagia. Tuhan masih perhatian kepadaku, aku dipertemukan denganmu meski aku tak tahu dimasa depan nanti apakah kita tetap bersama atau tidak, namun yang pasti kita akan berpisah sebab kematian selalu memisahkan siapapun didunia.
Untuk perempuan yang menemukan akau didunia maya, kelak kau akan tahu seberapa akau serius ingin melamarmu. Sejak kau menemukan ku dan salam pertamamu aku selalu berusaha untuk terus merenung dan terus bertanya kepada tuhan apakah benar kau jodoh yang di takdirkan untukku atau kau perempuan yang akan menjadi kenangan dalam hidupku.
Aku sangat ingat tentang pertemuan pertama kita, kau tahu saat kau datang naik sepeda motor aku sebenarnya melihatmu, saat kau bilang kau sudah sampai aku sebenarnya sudah tahu. Aku sangat ingat saat aku menelfon dirimu di saung itu, aku disini aku dielakangmu, aku di kanan mu. Saat itu debar jantungku sungguh tidak satabil, kiranya seperti habis berlari jauh.
Lumayan lama kita bercerita tentang masing-masing, kau bertanya kenapa aku daftar di situs ayonikah.com, aku tak punya waktu lagi untuk mencarinya langsung, aku tak ingin lagi berlama-lama kenal lalu tak menjadi. Sudah cukup apa yang terjadi selama ini. Kau bercerita tentang mu, aku bercerita tentangku, aku bercerita  dengan pelan sekali dengan bahasa indonesia yang tidak baik dan tidak benar, kadang kau bertanya lagi setelah aku bicara. Saat itu hatiku kacau, bagaimana mencari bahasa yang tepat untuk menyampaikan apa yang ingin aku sampaikan.
Saat kau bicara, kau bicara kadang terlalu cepat , kadang kau tak memberiku jeda untuk bicara, tapi aku suka, aku pandang saja wajahmu yang hanya sekali-sekali menatapku. Kadang kau tersenyum, ada satu moment yang aku ingat saat itu aku agak bercanda sedikit tentang apa yang kita bicarakan, tiba – itba kau tepuk manja pahaku, ohh tuhan semoga rasa ini tidak termasuk dosa.  kali pertama aku merasakan lagi geteran yang tidak biasa, saat itu adalah saat yang istimewa dari pertemuan pertama kita. Maaf untuk itu aku selalu mengingatnya.
Sebenarnya hari itu aku tak ingin cepat kembali, aku ingin mengenalmu lebih lama lagi, sebab jarak yang kutempuh untuk bisa bertemu denganmu lumayan untuk membuat seseorang yang sepert aku lelah, aku ini mabuk darat, untung tidak muntah diperjalanan. Namun aku kalahkan ingin hati untuk lama, aku kembali dan ktia sudahi pertemuan hari itu. Aku kembali dan kaupun kembali .
Pertemuan kedua kita, ini masih dalam rencana tuhan, hatiku kembali tergerak ingin bertemu dirimu, ingin lebih mengenalmu, ingin mengenal kelaurgamu. kau tahu bagaimana diluar dugaan semua perjalanan aku menuju rumahmu, sampai-sampai aku salah naik angkutan, namun pada akhirnya aku sampai juga kerumahmu. Aku kira jalan kesana sama tidak akan membuatku kesulitan, maaf untuk ini, aku bukannya ingin mencaci tapi jalan itu memang diluar dugaanku.
Untuk perempuan yang menemukan aku di dunia maya, pertemuan kedua ini sungguh membuat aku merasa menjadi pria. Bahagia tentu iya, bangga juga iya, aku kau kenalkan dengan keluargamu, memang ini bukan yang pertama aku datang dan membuktikan bahwa aku benar serius ingin melamar seorang perempuan, namun ini bentuk dari usahku menemukan jodoh yang sudah ditakdirkan tuhan kepadaku. Kau hidangkan air bening kesukanaanku, ternyata kau masih ingin aku tak bisa meminum yang terlalu manis, dan terima kasih untuk itu. Aku juga kauk suguhkan makanan yang seingatku baru pertama aku makan, aku lupa namamnya tapi enak.
Untuk perempuan yang menemukan aku di dunia maya, terima kasih untuk setiap makanan yang sudah aku makan dan membuat aku kenyang dirumahmu. Aku senang dengan sambutan keluargamu, pertanyaan dari bapakmu waktu itu tentang maksud dan tujuan ku datang sebenarnya ingin aku langsung menjawab setelah aku menarik nafas dalam dan aku lepaskan. Namun tiba-tiba saja ibumu sudah memberi sendiri jawaban “hanya bersilaturahim”, aku tak tahu apakah arti dari semua itu, aku tak ingin menduga – duga, aku takut jika menduga akan membawakan pada prasangka yang tidak baik. Semoga yang terbaik yang terjadi. Ingin rasanya saat itu aku menjawab namun seperti itulah rencana tuhan, manusia hanya bisa ingin  tapi untuk terwujud Tuhanlah yang mengabulkan.

Untuk perempuan yang menemukan aku di dunia maya. Hari ini aku bingung, setelah kau sarankan aku untuk istikharah dan aku menemukan jawabannya tiba tiba kau diam, tak ada kabar lagi darimu
Untuk hal kau diam ini, apakah ini jawaban. Kau tahu diam itu bisa berarti iya dan juga bisa berarti tidak, aku sangat butuh jawabanmu tetang apa yang akan kita lakukan selanjutnya, sebab jika berlama-lama hatiku jujur sudah tidak bisa untuk sesuatu yang tidak jelas. Maaf jika kau merasa aku mendesak.
Untuk jawabanmu aku sudah siap untuk setiap jawaban, jadi jangan takut ataupun segan. Jawab saja.

Untuk perempuan yang menemukan aku di dunia maya, tulisan ini aku buat unutk mengenang kisah kita, semoga kau membaca hingga titik yang ku buat dalam tulisan ini.

Semoga sehat selalu


Dari Maulana Ihsan

Jakarta Selatan, 21 November 2018

Minggu, 25 November 2018

Menduga-duga

Jadinya aku menduga-duga
Aku takut sebenarnya sering bertanya
Tapi jika tidak bertanya
Aku akan menduga-duga

Aku tak ingin
Apa lagi menduga-duga yang tidak baik akhirnya

Ini rencana tuhan yang memang membuat aku merasa sangat diperhatikan
Terima kasih tuhan

Jakarta Selatan, 25 November 2018

Menunggu Jawab

Aku laki-laki menunggu jawab
Aku datang jika kau bilang iya dan kaupun siap
Aku mundur jika kau bilang tidak

Untuk saat ini aku tak ingin meyakinkan
Aku serahkan saja pada tuhan
Cukup tuhan saja yang meyakinkan

Aku laki-laki menunggu jawab
Aku sudah berjalan untuk meyakinkan aku benar ingin
Aku sudah melakukan apa yang kau titahkan
Aku sudah menyampaikan jawaban

Aku laki-laki menunggu jawab
Aku datang jika iya dan kau siap
Aku mundur jika kau tidak
Aku laki-laki menunggu jawab
Bicaralah jangan diam
Kamu perempuan bukan patung perempuan

Tidak selalu indah kisah

Jakarta Selatan, 25 November 2018

Sabtu, 24 November 2018

Aku Merasa

Ak merasa dia bukan jodoh ku
Aku merasa dia tidak menginginkan ku
Aku yang merasa
Tapi apakah takdir Allah berbeda

Dulu sering aku sering merasa
Kamu jodoh ku
Dialah jodoh ku
Ini dia jodoh ku
Telah ku temukan jodoh ku
Lain hari ini, kenapa

Aku sudah siap menerima
Sudah biasa juga menerima
Aku terus berusaha menemukannya
Entah dia ada dimana
Aku akan menemukannya
Entah dia ada berapa
Aku akan menemukannya

Aku merasa
Gelisah menunggunya

Jakarta SeLatan, 24 November 2018

Jumat, 23 November 2018

Rela

Hari ini aku rela
Ku lepas saja semua
Hati ini sudah biasa
Ada yang beda rasanya
Terima kasih sudah hadir meski sementara
Semua indah
Kenangan yang tidak terlalu banyak
Aku saja yang terlalu

Semoga

Jakarta Selatan, 23 November 2018

Kamis, 22 November 2018

Lagi Aku Jatuh Cinta

Gerak hati yang diam pada tempatnya 
Detak jantung yang menghidupkan raga
Tidakkah kau ingin cepat sampai pada yang kita harapkan 
Terkadang luka akan kita lewati 
Sudah sangat sering aku menulis tentang luka ini 
Kita harus siapa patah, sakit, terluka dan terjatuh untuk sampai pada apa yang kita harapkan
Aku ingin melewatinya bersama
Melihat awat kelabu 
Menunggu hujan berharap panas akan segera datang

Aku jatuh cinta lagi 
Seperti biasa semua yang kurasa aku tuliskan disetiap kesempatan yang aku miliki 
Aku jatuh cinita lagi
Bersama harapan aku tidak menyerah
Aku terus berjuang sampai aku sudah tidak bisa lagi berjuang 


Aku Bertanya Pada Perempuan

Aku Bertanya pada perempuan
Tentang apa yang di inginkan dalam hidup
Apakah perempuan ingin sarapan di pagi
Apakah perempuan ingin mandi di pagi

Aku Bertanya pada perempuan
Tentang apa yang selalu diharapkan
Apakah perempuan mengharapkan bahagia di pagi
Apakah perempuan mengharapkan keindahan di pagi

Aku yang hanya punya kata
Mencoba untuk memenuhi setiap keinginan dan harapan
Aku tak bisa pastikan semua bisa terpenuhi
Tapi aku laki-laki yang selalu mencoba meski gagal dan gagal lagi

Aku bertanya pada perempuan
Maukah kau berjalan jauh mencari kehidupan
Maukah kau berjalan jauh mencapai tujuan

Ada sedikit gelisah dihatiku
Aku takut tak menemukan mu


Jakarta Selatanm 22 November 2018


Rabu, 21 November 2018

I 1

Kau temukan aku di dunia maya
Salam pertamamu mengawali kisah kita
Tiba-tiba saja dan aku tak pernah mengira
Kau hadir disaat tepat
Saat hatiku ditinggal pergi oleh rasa yang hilang sendiri
Salam pertamamu memabawaku pada kisah yang akan panjang
Semoga
Salam pertamamu membuat aku menulis lembaran baru dalam hidup
Sampai dimana kisah ini akan aku tulis

Kau temukan aku di dunia maya
Aku mencarimu di dunia nyata
Aku datangi kamu
Aku tatap lama-lama dirimu

Bersambung


Mulai Hari Ini

Lalu bagaimana aku
Aku berpuas setelah ini
Memantapkan hati dengan niatku
Aku harus
Harus

Aku harus menikah

Jakarta Selatan, 21 November 2018

Aku Cari Jawaban Itu

Aku hanya bisa berusaha dan berdoa
Berusaha yang halal
Berdoa kepada yang mencipta

Pagi ini jatuh cinta
Hati tak tahu kenapa
Aku cemas akan hal kali
Aku takut gagal
Tapi jika aku tidak mencoba aku tidak akan pernah tahu jawabannya

Sudahlah berjalan saja
Ikuti saja mau sang pencipta
Terus berusaha
Bukankah setiap manusia ada kisahnya masing-masing
Perjalanan ini sudah terlalu tidak menentu
Aku harus tetapkan pilihan
Menikah atau membujang lama

Merantau terus berjalan atau menikah dan terus berjalan
Kau temukan aku aku datangi kamu
Entah apa yang akan terjadi nanti
Sangat ingin aku tahu jawabannya

Jika bukan kamu aku tidak berhenti sampai disini
Tetes air kesedihan siap jatuh basahi  pipi dan bumi
Aku mulai mencari jawaban tentang kamu
Aku ingin bersamamu
Aku ingin menikah denganmu

Akan kucari jawaban itu

Jakarta Selatan, 21 November 2018

Selasa, 20 November 2018

Menunggu

Kemana saja tak ada kabar
Aku menunggu
Memang baru saja kita bertemu
Tapi apa daya hati sudah mulai merindu

Kau tahu
Aku malam ini takut
Takut aku patah lagi
Aku menangis
Rasa sendiri rasanya
Bagaimana cara untuk menjelaskannya padamu
Darimana harus aku mulai

Aku menginginkan kamu menjadi istri ku

Ika
Maaf jika aku membuat sedih
Sangat gelisah aku malam ini

Jakarta Selatan, 20 November 2018

Minggu, 18 November 2018

I W N

Kucari kamu dimana
Dimana saja aku bisa
Kutemukan kamu dimana
Dibeberapa halaman yang indah

Mencoba melepaskan berbagai rasa
Mulai aku takut luka
Mulai aku takut patah
Meski sudah biasa

Angin pagi membawaku ke arahmu
Menikmati setiap langkah
Berharap Allah melancarkan perjalanan

Kutemukan kamu perempuan
Kudatangi kamu perempuan
Jadilah dan menjadi perempuanku
Berdua kita
Melewati masa yang tidak pernah kita tahu
Bahagiakah nanti
Bersama saja kita
Menikmati detik-detik yang tidak akan pernah kembali
Merasakan rasa yang kita upayakan tidak pernah habis

Kutemukan dan kudatangi
Kau yang awal menemukanku
Memulai rasa kita

Jakarta Selatan, 18 November 2018

Lagi Awal Rasa

Awal rasa
Memulai dengan dia
Perempuan serang cantik mempesona

Hati tergerak untuk menemuinya
Langkah terus mengarah pada janji di hari sabtu
Sempat takut aku menunggu
Dia datang tersenyum kearahku

Berjabat tangan diawal jumpa
Manja indah
Sudah lama aku tak merasa yang seperti ini
Doakan saja Allah menjodohkan kita dan orang tua merestuinya

Awal rasa
Aku belum jatuh cinta
Aku .....
Ingin lagi bertemu dia
Berjabat tangan lagi dengannya

Awal rasa
Ingin lagi dekat dengannya
Adakah kita dipertemukan

Jakarta Selatan, 18 November 28

Kamis, 08 November 2018

Masuk Saja

kira-kira begini

masuk saja
masih banyak tersisa tempat
jika hatiku sudah penuh
kau bisa masuk di jantungku
masuk saja
masih banyak tersisa tempat dalam diriku

masuk saja
aku akan bertanggung jawab untuk semua setiap tempat yang kau tempati dalam diriku

Jakarta, 8 November 2018

Kekenyangan


Masih terdengar suara walau kadang hilang
Sudahkah hari ini kau ingat tentang mereka
Yang berlari meski tak dikejar
Yang menangis meski tak disakiti
Hari ini kau lupakah

Setiap kali suara itu terdengar sangat lantang
Bergetar seluruh negeri
Terbakar semangat didalam diri
Luar biasa suara mu

Lalu tiba-tiba kau diam
Aku kira sebentar
Aku menunggu dan sampai hari ini kau masih diam
Aku duduk lebih dekat denganmu
Tak terdengar juga suaramu
Kulihat kau
Ternyata kau baru selesai makan yang amat banyak
Kau makan sendiri 
Kekenyangan

Jakarta, 8 November 2018

Selasa, 06 November 2018

Kerinduan Pada Maninjau


Maninjau
Kerinduan pada maninjau
Mengalahkan ingin untuk melangkah
Sejenak aku berhenti dan mengingat

Semua yang aku miliki tentang maninjau
Adakah dia disana sekarang
Kembali aku ke maninjau dimasa depan
Melihat dia berjalan dipematang sawah

Kerinduan pada maninjau yang tak tertahan
Melihat danau dari sawah rang salayan
Kerinduan pada maninjau
Sehat selalu kawan-kawan

Jakarta Selatan, 6 November 2018

Senin, 05 November 2018

Terakhir

Ya aku harap tidak ada lagi
Berjalan sendiri lagi
Sudah tak usah lagi
Ini yang terakhir

Jakarta Selatan, 4 November 2018

Jumat, 02 November 2018

Akan pergi

Setiap kita akan pergi
Menemui ajal kita masing-masing
Selamat jalan ipul adekku
Banyak kenangan tentang mu
Maaf tidak melihatmu untuk terakhir kali

Jakarta, 2 November 2018

Minggu, 21 Oktober 2018

Sudah Lama Tidak Berjalan

Sudah lebih satu tahun
Aku menetap disini
Aku ingin pergi sebenarnya
Tapi aku takut
Tidak berani
Rasanya hilang keberanianku
Apakah sudah berat langkah ini

Aku laki-laki yang sendiri
Ingin melanjutkan perjalanan ke timur
Ingin mencoba hidup jauh dari rumah
Tapi kenapa aku disini

Jakarta Selatan 21 Oktober 2018

Minggu, 14 Oktober 2018

Hutang

Tak pernah berhutang seperti ini
Enam bulan ini saya akan tetap disini, bagaimana mempertahankan setelah enam bulan ini

Jika saya mati
Jika ada yang mati
Dengan apa saya akan berjalan lagi
Harus lebih bisa
Harus bertahan
Mengambil yang tak pasti

Jadi guru saja aku lagi
Di pedalaman
Jauh dari keramaian bising ini

Jakarta Selatan 14 Oktober 2018

Rabu, 26 September 2018

Belakang Layar

Ya sudah lama saya dengar
Istilah belankang layar
Menyenangkan memang
Lalu apa setelah ini
Apakah hanya mencoba

Mencintai apa yang dilakukan itu
Hujan tak jadi penghalang
Panaspun demikian

Begitu banyak tantangan tentu
Bagi pemula sepertiku

Jakarta Selatan, 26 September 2018

Selasa, 25 September 2018

Jalan Hidup

Hari terus saja berganti
Aku terus saja berjalan
Melanjutkan perjalanan ini
Tetap saja sendiri

Pelangi tidak lagi terlihat
Sebab hujan sudah lama tidak membasahi bumi
Merasakan terik panas ibu kota

Luka sudah mengering
Aku sudah semakin jauh
Meninggalkan kisah pilu
Kulihat aku sudah sangat jauh
Cinta

Jakarta Selatan, 25 September 2018

Minggu, 16 September 2018

Laki-laki

Aku laki-laki yang sangat mudah sekali suka pada perempuan
Cantik
Senyuman manis
Baik

Aku sangat mudah sekali mengungkapkan rasa
Walau pada akhirnya penolakan yang aku dapat
Aku tak mengapa
Yang penting aku sudah katakan apa yang aku rasa

Seseorang itu

Dia punyai senyum itu
Membuat jantungku berdetak tidak beraturan
Oh benarkah ini
Aku melihat fotonya

Sekalipun tak pernah bertemu
Mendengar suara  saja
Jika aku jadi miliknya
Jika dia jadi milikku
Tapi dia sepertinya tidak suka berjalan jauh

Jakarta Selatan, 15 September 2018

Sabtu, 15 September 2018

Kembali Ada

Kamu yang sedang aku pikirkan
Kembali kamu ada dalam hidupku
Meski mungkin kau tak tau itu

E.S, kau sangat cantik, senyummu menggodaku untuk tetap jatuh kan hati padamu
Sudah aku coba untuj melupakanmu tapi saat aku lihat lagu fotomu
Lemah hati ini

Perempuan dijalan menuju danau
Alangkah beruntungnya laki-laki yang memilikimu nanti
Namun tentu aku berharap aku yang beruntung itu

Kau tau malam ini aku sangat ingin bertemu dengan mu
Ingin aku mengulang kenangaan malam itu
Saat kau duduk disampingku

Bahagia bila mengingatnya
Bahagia pernah berbicara denganmu
Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk makhluknya

Jakarta Selatan, 15 September 2018

Rabu, 12 September 2018

Yang Tidak Langsung Dilihat

Seorang perempuan
Cantik katanya
Berkhayal aku tentangnya
Ada dimasa depan dengannya

Jakarta Selatan, 12 September 2018

Sabtu, 25 Agustus 2018

Perjalanan Ku di Fatahillah

Rasanya belum lengkap
Entah apa itu
Tapi hari ini menyenangkan
Menikmati jakarta dari museum

Semoga tempat ini tetap bertahan sampai bila masa
Masuk ke museum hanya Rp. 5000 saja

Untuk yang ingin tahu sejarah jakarta datang saja ke museum Fatahillah
Ada di kota tua jakarta
Kalau ke jakarta harus ke kota tua
Harus ke museum Fatahillah
Kalau belum jadi belum lengkap rasanya

Jakarta, 25 Agustus 2018

Sebelum Kelapa Menjadi Jakarta

Perjalanan panjang dimulai 3500 sebelum Masehi
Artefak neolitik ditemukan di condet, pejaten, kramat jati dan bekasi
1596
Pada 27 juni armada kapal itu datang
Cornelis de Houtman pimpinannya
Tib di Banten
13 November tiba di sunda kelapa
Yang ingin tahu lebih banyak datang ke museum sejarah jakarta di kota tua
Jakarta, 25 Agustus 2018

Penjara Wanita dan Penjara Bawah Tanah

Rasanya berada disini
Ruang gelap
Kecil berdiripun tak bisa
Luka yang harus terus diobati

Hari ini orang-orang tertawa disini
Bersenda gurau disini

Jakarta, 25 Agustus 2018

Gerard van Reynst

Orang pertama yang membuat bangsa Indonesia menjadi Budak
Ia mengajukan perbudakan ditanah hindia belanda

Dari Maluku
Dari Ambon
Dari Banda
Menjadi budak di Banten dan Jayakarta
Ongkos murah dan bekerja lebih cepat

Meninggal karena disentri tahun 1615

Jakarta, 25 Agustus 2018

Pieter Both

Lahir di Ambersfoot 1568
Gubernur Jendral pertama
Meninggal di kepulauan Mauritius karna kapalnya tenggelam dalam perjalanan pulang pada tahun 1615

Tugas pertamanya sebagai Gubernur Jendral adalah mencari lokasi yang akan dijadikan pusat pemerintahan VOC

Atas izin Pangeran Wijaya Kusuma ia mendirikan loji di muara sungai ciliwung
Tempat ini menjadi cikal bakal pusat kota batavia dan pusat dagang kompeni seluruh Asia

DR. Laurens Reael

Lahir di Amsterdam 22 Oktober 1583
Dipecat jadi Gubernur  Jendral Batavia
Karena kritikannya terhadap VoC
VOC terlalu kejam katanya untuk bangsa yang beradab

Menjabat tahun 1616-1618

Jan Pieterszoon Coen

Dikenal dengan nama J.P. Coen
Lahir di Horn 8 Januari 1587
Ia memindahkan pusat VOC dari Banten ke Jakarta
Seorang Gubernur Jendral dua periode di Batavia

1618-1623 dan 1627-1629
Kesuksesan dalam perdagangan hanya mungkin dilakukan dengan militer dan politik

Jakarta, 25 Agustus 2018

Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah)

Museum ini diresmikan 30 maret 1974
Diresmikan oleh Ali Sadikin
Gubernur Jakarta pada saat itu
Sangat ramai orang berkunjung

Hari ini saya juga mengunjunginya
Katanya bangunan ini bergaya arsitektur neoklasik abad ke 17
Bangunan museum ini pada awalnya adalah kantor balai kota batavia
Mulai dibangun 1627
Gubernur Jendral J.P. Coen yang membangunnya pertama kali

Bangunan inu juga digunakan sebagai Raad Van Justitie / dewan pengadilan dan juga College Van Scepenen / dewan kotapraja
Ada juga penjara
Disini pangeran Diponegoro pernah dipenjara
Cut Nyak dien juga

Jakarta, 25 Agustus 2018

Gratis

Hari ini menuju kota tua jakarta
Naik trans Jakarta
Gratis

Sendiri memakai  baju merah celana merah
Rencana mau masuk ke museum fatahilah di kota tua

Perjalanan ini menyenangkan
Mari kita mulai
Sendiri
Perjalanan
Tidak harus jauh
Tidak diam sudah cukup

Jakarta, 25 Agustus 2018

Jumat, 24 Agustus 2018

Selamat Pagi Debu Kota

Pagi-pagi sekali aku bangun
Aku lanjutkan tidur
Aku buat dosa pagi-pagi sekali

Ketika matahari sudah menyinari
Aku menatapnya, melawan cahayanya
Silau saja yang ku dapat

Ku lihat awan berdebu
Ku hirup udara berdebu
Ada apa dengan tempat ini

Terdengar suara pesawat melintas
Sering
Kemana pesawat itu pergi
Aku ingin terbang

Kicau burung masih terdengar
Cuma "kokok" ayam tidak pernah ku dengar lagi
Aku yang merindukan suara malam
Jangkrik di pematang sawah

Lain makna disetiap kata
Ada yang kutuju disetiap tanda
Sebentar lagi sepertinya aku "gila"

Selamat pagi debu kota

Jakarta Selatan, 24 Agustus 2018

Lama

Lama sudah aku tidak menulis
Siapa yang akan membaca
Entah
Kutulis saja

Hari ini banyak sekali aku baca berita
Seperti biasa
Begitu banyak luka yang tertinggal
Namun obat luka tidak terhingga harganya
Yang "kaya" yang bisa mengobatinya

Jakart Selatan, 24 Agustus 2018

Jumat, 17 Agustus 2018

73 Tahun Mu

Semakin aku dekat denganmu semakin aku tidak bisa berbuat untukmu
Hari ini istimewa bagimu
73 tahun sudah merdeka

Aku bangga

Jakarta Selatan, 17 Agustus 2018

Selasa, 07 Agustus 2018

Menjaga

Aku menjaga tetap utuh
Tidak ingin merusak
Harapan saja

Tapi kau malam terus mendekat
Aku nekat
Aku siap masuk jurang

Biar aku sendiri saja kini
Nanti aku akan datang
Jangan siksa diri sendiri
Aku benar mencintai

Jakarta Selatan, 7 Agustus 2018

Selasa, 17 Juli 2018

Pohon Pisang

Tanam satu
Tumbuh banyak
Diambil daun
Diambil buah
Batangnya juga

Sejuk sepertinya dekat saja
Duduk menatap debu kota
Melihat awan yang tidak putih
Melihat gedung tinggi
Melihat burung terbang

Masih terdengar burung berkicau
Bunga suara pesawat
Memang benar burung
Suasana tenang

Jakarta Selatan 17 Juli 2018

Senin, 16 Juli 2018

Terasa Jauh


Ini tentang kata orang
Kata orang untuk apa pergi
Jika sudah disini
Kata orang bodoh sekali meninggalkan yang sudah ada lalu mencari yang belum pasti

Kata orang
Menghabiskan waktu
Kata orang
Sia-sia saja
Kata orang
Tidak berguna
Kata orang
Hina

Dulu
Hati luka
Kini hati mulai menyembuhkan luka

Kata orang
Ya masih kata orang

Tulikan saja telinga kawan

#ibp_perjalanan

Selasa, 10 Juli 2018

Ingat Kau ?

Ingat kau?
Dulu aku menulis
Tentangmu dan tentang inginku

Sudah hampir sampai
Pada bait akhir

Coba baca lagi
Semoga bait akhir itu nyata

Jakarta Selatan, 10 Juli 2018

Hancur Sudah Aku

Maafkan aku umak
Sudah menjadi anak yang tidak baik
Doakan saja aku mati cepat
Biar tidak ada malu kelak

Maafkan aku umak

Jakarta Selatan, 10 Juli 2018

Jatuh Lagi Bodoh Lagi

Sudah gila aku
Tidak benar ini
Jelas, bahkan sangat jelas

Hancur sudah diri
Mati saja aku

Inikah aku
Bukan

Mati saja aku

Akan datang badai besar
Kapal akan karam
Kapal sudah rusak
Sudah banyak bocor

Tenggelam saja lalu mati
Mati lebih baikkah?

Aku sudah muak

Jakarta Selatan, 10 Juli 2018

Sabtu, 07 Juli 2018

Ingat Gadis

Ingat gadis hitam dipematang sawah
Hitam kecil lincah
Malu-malu berjabat
Dulu

Sudah besar dia sekarang
Sudah banyak yang dia pikirkan

Sehat selalu gadis dipematang sawah

Jakarta Selatan, 7 Juli 2018

Minggu, 01 Juli 2018

Aku Menunggu Hujan Ibu Kota

Ibu kota
Jakarta
Bukan banjir yang ku tunggu
Sebab setiap hujan beberapa dataran banjir

Hujan ibu kota
Sepertinya lama disini
Terus tidak berhenti dengan itu saja
Ingin berjalan lagi
Sudahkah ada yang menahan langkah untuk bergerak

Aku menunggu hujan ibu kota
Berharap bisa kembali

Jakarta Selatan, 1 Juli 2018

Sabtu, 30 Juni 2018

Kalau Kita Menikah

Kalau kita menikah
Siap kamu bahagia
Kalau kita menikah
Siap kamu sedih

Kalau kita menikah
Siap kamu senang
Kalau kita menikah
Siap kamu susah

Kalau kita menikah
Siap kamu berpindah rumah
Kalau kita menikah
Siap kamu membangun rumah

Kalau kita menikah
Siap kamu melihat aku
Setiap pagi
Setiap siang
Setiap malam

Kalau kita menikah
Siap kamu punya anak
Cepat
Lambat

Aku sudah siap
Kalau kita menikah

Jakarta Selatan, 30 Juni 2018

Kamis, 14 Juni 2018

Tulis Tari

Ini...
mematahkan hati..
Menghadapi mata_mata bening itu..
Ini mungkin akan menjadi hari yg paling buruk...
Ini bisa jadi kesulitan terbesar untuk mereka..
Disini semua semakin jelas bahwa kubangan itu sama...
Kotor dan penuh permainan hewan tak berakal...
Nurani berontak saat suara seketika menciut ditelan doktrin-doktrin kemunafikan....
Mulut-mulut itu dg bebas berucap serapah
Tertawa dan menang dg argumennya...
Mata-mata  buta itu...terlihat berdamai dg kepicikan...
Otak -otak kosong itu...terlalu naif
Memperkecil kemungkinan yg besar...
Membenarkan yang salah...
Dan membunuh yang seharusnya tidak "mati"....
^kecewa^

Sabtu, 02 Juni 2018

Untuk Seseorang

Air
Ingin aku minum
Ragu datang juga

Ya
Aku mengerti kenapa ada ragu

Untaian
Namamu bersama hembusan nafasku
Tidak berhenti
Aku mengerti inginmu
Inginku
Aku mengerti inginku
Namamu bersama hembusan nafasku

Rasa
Akan aku coba untuk lebih dekat
Satu menit saja sudah cukup
Aku akan memandangmu

Indah
Nyaman
Damai
Aman
Hariku denganmu

"Z"

Kamu
Aku sedang dalam perjalanan
Mampukah aku sampai padamu
Untuk apa semua ini

Ingin
Nanti kau akan mengerti
Goresan kecil dihatiku
Itu benar namamu
Namamu memang benar ada dihatiku

Sulit
Untuk menghilangkan tentu tidak mudah
Lihat saja pelangi
Indahkan
Tetap indah dari segala arah

Entah
Nanti kita akan bertemu
Takut kau akan pertemuan itu
Aku tidak
Hariku terasa bahagia

Pantai
Aku akan ajak kau ke pantai
Nanti disana aku pegang tanganmu
Tapi kalau tidak boleh
Aku pegang saja angin
Inginku sederhana

Tumbuh
Untukmu rasa itu ada
Malam selalu terbayang dirimu
Bercerita aku kepadamu
Untuk apa
Haruskah itu terus terjadi

Aku
Kau
Untuk bersama

Rumah
Untuk kita
Menetap berdua
Ada anak-anak
Khayalku tentang rumah

"I"

#ibp_perjalanan_untuk_seseorang

Kamis, 31 Mei 2018

Membayangkan

Sudah sangat jauh aku membayangkan
Kita duduk bercerita
Melewati musim hujan
Melewati musim panas

Sesekali aku tertawa
Tidak seperti ini sebelumnya
Sepertinya akan sangat sakit jika terjatuh

Melukis kamu dalam ingat
Sudah bisa
Jika yang kutunggu hanya bahagia
Tidak adil rasanya

Akan ada masanya sedih terasa
Pulang dan membawamu
Pulang dan kau menahanku
Sama saja
Jika jodoh
Aku ingin kita dekat
Allah sudah mengatur segalanya

Jakarta Selatan, 31 Mei 2018

Selasa, 29 Mei 2018

Masih Ada Jangkrik

Krik krik krik krik krik
Kira-kira begitulah kalau ditulis bunyinya
Masih ada jangkrik di kota yang sibuk ini
Biasanya aku dengar dikampung dulu

Kau tahu malam disini
Benar tidak yang kulihat
Aku hanya menuliskan

Aku melihat merek duduk dipinggir jalan itu
Bergantian
Tidak lama
Beberapa mobil berhenti
Ada sesuatu yang diberikan

Hujan dan panas
Aku tak tahu apakah mereka tak punya tempat
Tapi kenap mereka tidak berteduh saja disini

Berharap pada hujan mereka?
Berharap panas memberikan sesuatu
Belum banyak yang bisa kulakukan
Aku sendiri dan melihat

Jakarta Selatan, 29 Mei 2018




Melihat Bulan Melihat Pelangi

Aku melihat bulan malam ini
Enam puluh derjat
Kurang lebih seperti itu posisinya
Aku duduk diarah barat
Melihatnya seperti naik dari timur

Aku takut salah menuliskan

Jarak sebenarnya bukan jauh
Kita masih dalam batas yang sama
Setiap hari aku dengar pesawat lewat
Ingin aku ikut
Namun belum juga kesampaian

Kau tau pelangi
Aku menunggunya malam ini
Dulu pernah aku melihat
Pelangi melingkari bulan
Aku melihat bulan
Aku melihat pelangi
Sudah lama tidak

Jakarta Selatan, 29 Mei 2018

Minggu, 13 Mei 2018

Menelfon Lama

Sudah lama aku tidak berbicara lama
Terakhir itu di tahun 2012
Sekarang pokoknya bahagia
Karen sudah lama tidak merasakan

Selamat malam
Sudah itu saja yang ingin saya sampaikan
Akhirnya nanti ya terserah
Aku siap

Jakarta Selatan, 13 Mei 2018

Sabtu, 21 April 2018

Untuk Sarjana Guru

Wisuda
Lalu apa
Apakah kau bingung
Atau kau santai saja
Atau kau bangga
Atau kau tak mengerti apa yang terjadi

Wisuda
Apa kau berpikir setelah wisuda kemana
Apa kau takut tidak tahu harus kerja dimana

Kau sarjana guru
Jadi kau bisa hidup dan menghidupi dimana saja

Saya Rasa Seorang Guru

Saya rasa
Tidak seharusnya seorang guru takut berjalan jauh
Tidak seharusnya seorang guru bingung
Apa yang mau saya kerjakan
Saya rasa begitu

Saya rasa
Cukup waktu yang dulu
Waktu diajarkan bermacam-macam hal

Saya rasa
Guru bisa hidup dimana saja
Guru bisa hidup dan menghidupi dimana saja
Saya rasa guru tidak penakut

Kamis, 05 April 2018

Antara Hati dan Prambanan

Aku ingin mengajakmu
Tidak berdua saja kita pergi
Tapi bersama keluargamu dan keluargaku
Saat ini aku belum sanggup

Antara hati dan prambanan
Sudah pernah aku merasakan rasa yang seperti ini
Sudah beberapa aku merasakan hasil yang sama
Tapi aku tidak pernah takut mengulang lagi
Aku sudah siap dengan segala kemungkinan terburuk

Tentu waktu tidak akan berhenti
Semua orang akan terus berubah
Semua tidak akan teras sama
Seorang diri aku sudah biasa
Mendengar lagu
Menulis puisi saja
Kadang menulisa cerita yang satupun sampai hari ini tidak selesai

Prambanan
Kisah seribu candi yang tidak selesai dan berakhir luka
Sama dengaN kisah-kisah yang kutulis
Tak pernah selesai
Sama dengan puisi ku yang berakhir luka

Kini sebenarnya aku biarkan saja
Aku tidak memaksa
Antara hati dan prambanan
Aku ingin dekat tapi aku ingin pergi jauh

Jakarta Selatan, 5 April 2108

Aku dan Mengingat

Tidak jauh sebernarnya 
Tidak juga lama sebenarnya
Ditahun-tahun dulu kita pernah bertemu
Aku hanya malu untuk menyapamu
Aku hanya takut kau tak melihatku
Aku dan mengingat

Tempat yang indah
Mengingatmu selalu didepan
Waktu itu masih sekolah dasar
Kau salah satu dari beberapa orang yang pernah maju kedepan
Sedangkan aku hanya duduk paling belakang
Aku dan mengingat

Saar disekolah menengah kita pernah sekelas
Tapi tidak sampai tamat
Aku sudah di pindahkan ke kelas lain 

Aku dan mengingat
Tiba-tiba kau menghilang 
Terdengar kabar kau sekolah keluar
Tidak jauh sebenarnya 
Namun waktu itu aku sempat kehilangan
hahahahahah

Aku dan mengingat


Jakarta Selatan, 5 April 2018

Selasa, 03 April 2018

Perjalanan Sendiri

Perjalanan sendiri
Dulu ini bukan tentangmu
Namun pelan - pelan sekarang ini tentangmu

Tidak banyak perbendaharaan kata ku

Seperti biasa
Aku siap patah, siap hancur, tapi tidak pasrah
Hari ini sabtu akhir maret 2018
Aku duduk sepuluh menit di borobudur
Memandang candi memikirkan mu
Apa mau kau "kesini" denganku
Atau aku "kesana" dekat dengan mu
Apa kau mau "jauh"
Atau aku "mendekat" padamu
Atau kau akan benar patahkan aku

Memang berharap selalu pada tuhan
Jika pada manusia
Jelas aku harus siap kecewa

Perbendaharaan kataku sedikit saja

Pagi sekali aku sampai di prambanan
Menyenangkan sampai disini
Lelah, haus, lapar
Aku melihat sepeda
Sepertinya menyenangkan bersepeda
Mengelilingi prambanan bersamamu

Aku tersenyum
Kau tahu kisah tentang prambanan
Aku mau mencoba
Bukan seribu candi yang aku buat
Tapi seribu puisi akan ku tulis untukmu
Aku tersenyum
Aku sedang sendiri
Menatap prambanan dari jauh

Sampai aku diperjalanan pulang
Tapi tidak akan bertemu denganmu
Tiba aku di jakarta
Ingin lanjut ke sumatera
Tapi aku belum punya-apa apa
Perbendaharaan kata ku belum seberapa
Aku masih menata
Tidak punya apa-apa

Lagu yang ku dengar pagi ini dihari kedua dalam April
Aku memaksa
Agar jelas jawabannya
Batu juga diam, kau kan bukan batu
Aku merasa kau tau lagu itu

Jakarta Selatan

Untuk Refmi Yulina

 Setiap orang punya "jalannya"
Ciptakan jalan mu
Jangan sampai membusuk dalam ingin saja
Jadilah "aku sudah" dalam banyak kisah
Tidak harus semua
"Ingat"
Setiap orang punya "jalannya"
Ciptakan jalan mu
Jangan sampai membusuk dalam ingin saja

Selamat pagi
#ibp_perjalanan

Jakarta Selatan, 3 April 2018

Terima kasih sudah mengingatkan aku tentang ibu Indonesia


Jika kau tak tahu Syariat Islam
Dan Yang kau tahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Aku juga merasa begitu, meski aku hanya sedikit tahu tentang syariat islam
Lebih cantik dari cadar
Jika kau bilang lebih cantik dari cadar tentu aku setuju
Sebab cadar yang aku tahu hanya penutup agar matamu saja yang telihat oleh ku
Gerai tekukan rambutnya suci
Jika kau katakan gerai tekukan rambutnya suci, Sesuci kain pembungkus ujud tentu aku juga setuju
Sebab tekukan rambut ibu indonesia yang kau katakan memang selalu dijaga bermacam cara menjaganya, tidak sama di setiap pelosok bangsa 
Jika kau katankan Rasa ciptanya sangatlah beraneka dan Menyatu dengan kodrat alam sekitar tentu aku juga setuju
Begitu banyak hasil cipta karya ibu indonesia, hanya saja tidak semua orang mengakui itu
Jika kau katakan Jari jemarinya berbau getah hutan dan Peluh tersentuh angin laut
Maaf aku tidak sependapat denganmu, coba kau bau lagi semua jari – jemari ibu indonesia, akan lebih banyak bau yang akan kau temukan


Jika kau mengingatkan aku uintuk melihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanku semakin asing, Supaya aku  dapat mengingat, kecantikan asli dari bangsaku
Tentu aku berterima kasih kepadamu, saling mengingatkan itu penting menurutku, kadang aku juga bisa lupa akan bangsaku
Aku tentu ingin melihat yang cantik,tapi aku tidak ingin menjadi cantik, aku ingin menjadi sehat, aku ingin berbudi berbudi, dan sangat ingin menjadi  kreatif
Aku sudah di duniaku, di bumi Ibu Indonesia

Jika kau benar tak tahu syariat Islam
Dan Yang kau tahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok dan lebih merdu dari alunan azan
Tentu aku hanya bisa tertawa saja
Aku tahu kegelisahanmu
Kau katankan Gemulai gerak tarinya adalah ibadah, Semurni irama puja kepada Illahi
Kau katakan Nafas doanya berpadu cipta, Helai demi helai benang tertenun, Lelehan demi lelehan damar mengalun, Canting menggores ayat ayat alam surgawi
ya memang begitu dari dulu, aku meraskan itu

Pandanglah Ibu Indonesia
Tentu aku akan pandang ibu indonesia
Jangan kau harap pandanganku semakin pudar
Pandangku tidak akan pudar karena kau sudah mengingatkan aku
Hingga aku dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsaku
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.
Aku tahu

Terima kasih sudah mengingatkan aku tentang ibu Indonesia

Jakarta Selatan, 3 April 2018

Selasa, 27 Maret 2018

SAYA DAN TIBA - TIBA

tiba - tiba saya disini
tiba - tiba saya pergi
tiba - tiba saya disana
tiba - tiba saya kembali
tiba - tiba saya pergi lagi

tiba - tiba saya lelah
tiba - tiba saya kuat
tiba - tiba saya lapar
tiba - tiba saya selesai makan
tiba - tiba saya suka
tiba - tiba saya tinggalkan
tiba - tiba saya berpikir
tiba - tiba saya yang tertinggal 
tiba - tiba saya luka
tiba - tiba saya berdarah
tiba - tiba saya sakit
tiba - tiba saya bisa
tiba - tiba saya bingung
tiba - tiba saya merasa
bersambung

Jakarta Selatan, 27 Maret 2018

Minggu, 25 Maret 2018

Rindu

Rindu kampung
Rindu itu obatnya pulang
Rindu seseorang
Rindu itu obatnya bertemu
Rindu kenangan
Rindu itu obatnya menciptakan kenangan
Rindu tuhan

Namun
Jika rindu itu diobati hati akan sakit
Akan ada yang menjadi kenangan
Akan ada yang ditinggal
Akan ada yang sulit kembali

Jadi rindu tak usah dikasih obat
Biarkan saja
Lama-lama dia akan menjadi obat penenang

Jakarta Selatan, 25 Maret 218

Selasa, 13 Maret 2018

Aku Mencinta

Benar aku mencinta
Sering aku bertanya
Tapi belum berjumpa juga
Benar ku merasa ingin
Ingin dekat
Ingin kenal
Tapi beberapa orang tidak menanggapi sedikitpun saat aku menyapa
Hanya ingin menyapa
Namun ada beberapa yang bahkan sudah mencinta

Aku laki – laki dari kampung
Sedang menata untuk hari depan
Berjuang bersama bantuan tuhan

Aku jatuh cinta
Sering aku jatuh cinta
Pada perempuan – perempun desa
Aku dari dulu
Sudah lama ingin tidak sendiri
Tapi takdir sudah ditetapkan

Terdiam

Jakarta Selatan, 13 Maret 2018

I Know That I am Not Alone

Saat aku bersedih
Aku ingin menangis
Menangisku ingin ditemani
Aku ingin memeluk
Ingin bersandar

Saat aku bersedih
Aku butuh dipeluk

Jakarta Selatan, 13 Maret 2018

Minggu, 11 Maret 2018

Perempuan Membalas

Bahagia

Jakarta Selatan, 11 Maret 2018

Berkabar Berita

Hai perempuan pagi yang sedang memasak
Aku kira kau memasak nasi di dinding
Atau memasak air di dinding
Ternyata kau memasak gulai di api

Perempuan pagi berkabar berita aku denganmu
Aku sedang merasa bahwa aku mulai ingin dekat
Mungkin kau tidak

Lalu biarlah angin berhembus
Badai tidak mengapa
Asalkan jika bersama di dekatmu

Namun tidak untuk kembali cepat berdua di pelaminan

Biarlah hujan
Lalu panas
Atau biarlah panas
Lalu hujan
Akan ada pelangi juga nantinya
Namun akan ada yang semakin menjadi tua
Ada yang akan rapuh

Biar saja petir
Tetaplah bahagia

Jakarta Selatan, 11 Marer 2018

Mengungkapkan Benarkah Ini Cinta

Setiap ciptaan tuhan memiliki rasa
Begitu juga aku
Aku memilikinya
Berbagai rasa

Ad satu rasa yang aku curiga
Rasa cinta
Aku curiga rasa cinta hanya untuk sementara saja
Habis manis sampah akan dibuang
Kira-kira begitulah rasa cinta

Namun aku ragu mengambil kesimpulan
Sebab ad rasa cinta yang belum hilang
Belum ku buang

Hari ini di jakarta
Aku jatuh cinta
Banarkah ini rasa cinta

Ingin aku mengungkapkan
Tapi sayang
Aku tak sanggup untuk kembali pulang

Jakarta Selatan, 11 Maret 2018