Dulu belasan tahun yang lalu
Saat itu berdiri
Mau ditelanjangi oleh guru
Namun tidak ada marah dihati
Tidak pula dendam
Malah aku tertawa malu
Mungkin waktu itu aku tahu sebab
Dulu belasan tahun yang lalu
Saat aku sedang duduk
Kapur tulis melayang ke kepala ku
Namun tidak ada marah dihati
Tidak pula dendam
Malah aku duduk terdiam malu
Dulu belasan tahun yang lalu
Waktu aku berdiri
Baju putih ku diberi hadiah goresan tinta
Tidak marah
Tidak dendam
Aku malu, sadar akan kesalahan
Dulu belasan tahun yang telah berlalu
Aku rindu
Hari ini
Luka hati ku
Hancur paru-paru ku
Rusak jantung ku
Habis air mata ku
Pecah lambung ku
Patah tulang ku
Kaku lidah ku
Sulit bernafas aku
Luka hati ku
Sulit bernafas aku
Patah tulang ku
Habis air mata ku
Pecah lambung ku
Kaku lidah ku
Rusak jantung ku
Hancur paru-paru ku
Hanya terdiam aku
Guru bukan untuk dipukul
Guru bukan untuk dibunuh
Jakarta Timur, 3 Februari 2018