Sabtu, 28 Februari 2015

Demi

Kejujuran adalah segalanya
Demi apa yang tidak jelas maknanya
Demi apa yang sudah jelas maknanya
Akankah semua dilakukan untuk mencapainya

Dunia di utamakan
Tidak ingat kemantian pasti akan datang
Alangkah indahnya bila semua sesuai dengan apa yang di inginkan
Namun tidak
Terkadang apa yang di inginkan tidak tercapai

Bukan gagal
Namun belum tercapai
Langkah kembali di ayunkan
Lewatilah segalanya dengan kejujuran
Bukan menggurui
Namun mengingatkan

Akankah kebohongan itu berlanjut
Ditutupi kebohongan lainnya
Membawa orang lain untuk ikut serta
Tidakkah kejujuran itu lebih baik
Akabkah terulang lagi apa yang pernah salah

Di akhir perjalanan terkadang air mata mengalir
Penyesalan bukanlah solusinya
Namun ketika harapan sudah hilang
Lalu apa yang harus dilakukan

Padang, 1 Maret 2015

Sementara

Pertama-tama aku akan sampaikan kepadamu tentang aku yang sekarang, aku berbeda dengan aku yang dulu, walau aku tahu masih banyak tersimpan harapanku tentangmu. Aku menyadari  semua yang aku inginkan tidak akan terjadi, namun aku harus tetap berusaha,, aku tidak akan menyerah sebelum berjuang. Sejarah yang ku ketahui mengajarkan kepadaku tetang arti perjuangan, sekelcil apapun perjuangan yang akan kita lakukan, akan selalu mendapatkan hasilnya.

dalah perencanaan yang sangat luar biasa
menguji sebuh kepercayaan itu tak akan ternilai harganya bagiku
Kepercayaan itu tak akan jauh dariku
selamanya aku aku akan berusaha agar kepercayaan itu tetap bersamamku

Minggu, 22 Februari 2015

Langkah Kelima

Ada kereta yang kutemui diperjalan
Langkah ke lima yang mengagumkan
Kemana tujuan kereta itu
Ada tanya dalam hati dan pikiran
Akan kah aku menaiki kereta itu

Ada banyak ketakutan ketika aku ingin menaikinya
Aku takut menemuimu di atas kereta itu
Aku takut kereta itu membawa aku kepadamu

Aku berdebat dengan hatiku
Lagi-lagi aku berdebat dengan hatiku
Aku memang belum melupakanmu
Namun sejak kau memintaku pergi dari kehidupanmu
Saat itu aku mulai melangkah
Bukan menjauh
Namun membuktikan
Aku bukan apa yang kau pikirkan

Padang, 22 Februari 2015

Jumat, 20 Februari 2015

Untuk Kenangan

Ada kebahagiaan yang tidak terhingga
Seperti jumlah sisi sebuah lingkaran
Ada cinta yang tidak terhingga
Seperti sisi sebuah lingkarang

Itu dulu
Waktu lingkaran itu masih utuh
Itu dulu waktu lingkaran itu masih lingkaran
Sekarang tinggal kenangan
Lingkaranh sudah dilipat jadi segi tiga sama sisi

Harta sisi yang pertama
Tahta sisi yang kedua
Fisik sisi yang ke tiga

Untuk gadis dalam kenangan
Yang merubah lingkarang jadi segi tiga
Semua hanya tinggal kenangan

Padang, 20 Februari 2015

Langkah Ke Empat

Benih-benih kebencian coba aku hilang
Benih-benih kebencian yang membuat aku goyah untuk malangkah
Aku harus bisa menyelesaikan perjalanan ini

Bukankah aku yang mengingikan ini terjadi
Tidakkah aku malu jika aku gagal
Bukankah aku sudah bersumpah akan menyelesaikannya

Langkah ke empat ini sungguh membuat langkahku goyah
Bukan lelah
Tapi ada benih-benih kebencian
Benih-benih itu tumbuh dan ingin berkembang

Tidak akan aku biar kan

Padang, 20 Februari 2015

Kamis, 19 Februari 2015

Sejarah

Lewat sejarah aku mengenalmu
Dengan sejarah aku mengenangmu
Sejarah pernah membuat aku bahagia denganmu
Sejarah juga pernah membuat aku terluka denganmu

Ada banyak cerita di sejarah yang kutemukan bersamamu
Sekarang tinggal kenangan
Tidak dapat ku uraikan lagi apa yang ku rasakan

Sekarang
Aku hanya dapat ungkapakan lewat tulisan ini
Lewat sejarah aku mengenalmu
Dengan sejarah aku mengenangmu

Padang, 19 Februari 2015

Rabu, 18 Februari 2015

Tiga Langkah

Langkah ke tiga
Kau hadir karena ada yang kau butuhkan
Kau hadir disaat yang kau inginkan
Kehadiranmu sungguh membuat langkahku terganggu

Aku tidak inginkan lagi kehadiranmu saat ini
Aku tidak benci
Aku hanya tidak ingin engkau tersakiti
Sebab niatku dalam hati ingin membuatmu menangis

Disini ada satu kenyataan
Tentang langkah-langkahku menuju lembah yang ada balik gunung itu
Aku ingin sendiri melewatinya
Tidak ada teman

Padang, 18 Februari 2015

Selasa, 17 Februari 2015

Terjawab Sudah

Begitu nyata kau mengganggu langkahku
Kebencian hampir saja datang menghampiriku
Aku terus maju
Menjauh dan membuktikan padamu
Aku bisa tampa ada dirimu

Jawaban dari semua keraguan dan ketakutan selama ini terjawab sudah

Aku Tidak Miliki Masa Depan

Untuk mereka yang sudah berkata
Untuk mereka yang sudah berpikir
Untuk mereka seperti tuhan
Untuk.mereka yang merasa tahu segalanya
Semoga tuhan memberikan kebahagiaan kepadamu

Sungguh pedih rasanya.mendengar apa yang kau sampaikan kepadaku
Sampai seperti itukah anggapan dirimu kepadaku
Setelah kuserahkan segalanya
Kau dengan mudah berpikir aku seperti itu
Menyakitkan jika teringat apa yang pernah kau katakan
Menyakitkan

Aku.akan buktikan padamu
Kau akan menyesal
Suatu saat nanti kalimat itu akan ku kembalikan
Aku yang tidak miliki masa depan

Jika waktu itu telah tiba
Pastikan saja kau siap dengan semua air matamu
Namun satu yang harus kau ingat
Setelah air matamu habis
Aku akan memberikan kebahagian kepadamu
Aku akan wujudkan apa yang kau inginkan dulu,

Salam pagi

Padang, 17 Februari 2015

Senin, 16 Februari 2015

Aku Sudah Melangkah

Jalan jauh harus ku tempuh
Sendiri atau berteman itu pilihanku
Jalan jauh yang ku tempuh bekas luka yang sudah sembuh
Jalan jauh yang ku tempuh
Aku lewati dengan lukisan indah dalam ingatanku

Minggu, 15 Februari 2015

Dua Langkah

Satu langkah kaki ini kugerakkan
Hatiku bergetar hebat
Pikiranku kembali kepada masa indah bersamamu
Ingin aku urungkan langkah dan kembali mempertahankan dirimu agar kita bisa bersama lagi
Namun tidak semudah itu

Akankah aku sampai di puncak gunung itu
Setalah langkah kedua ku gerakkan
Jatuh menetes air mataku
Ingatanku tentang janji kita untuk bersama kembali muncul
Tidakkah kita sudah berjanji untuk sehidup semati
Tidakkah kita berjanji untuk tidak akah berpisah
Ya begitu banyak janji yang kita ingkari
Aku tidak tahu
Apakah kau juga ingat akan janji-janji kita

Butuh banyak langkah untuk sampai ke puncak gunung dan sampai ke lembah yang di aliri dua sungai itu
Nanti akan ku kabarkan lagi perjalananku

Padang, 15 Februari 2015

Memulai (sudah bisa)

Hujan tidak lagi mengingatkan aku kepadamu
Malam tidak lagi terasa sunyi tampa dirimu
Walau sendiri aku sudah bisa terima kenyataan
Dirimu tidak lagi bersamaku

Memang ada gunung tinggi yang yang harus ku lewati
Dibalik gunung itu juga ada lembah sunyi yang menungguku
Dari cerita seorang teman yang telah melewatinya aku mengetahui
Ada dua sungai besar yang mengalir di lembah sunyi yang ada dibalik gunung yang akan kulewati itu
Aku disarankan mengikuti salah satu aliran sungai itu
Ya mungkin saran itu akan ku ikuti

Lalu aku bertanya pedapa temanku yang telah melewati sungai itu
Kemana sungai itu mengalir?
Hanya tersenyum dia menjawab pertanyaanku

Sekarang aku akan memulai perjalananku
Nanti akan aku ceritakan
Seperti apa perjalananku
Semoga tuhan memberiku jalan yang seharusnya aku lalui

Bersambung
Padang, 15 Februari 2015

Sabtu, 14 Februari 2015

Lebih Jauh

Berada jauh darimu membuat rindu
Ketika dekat denganmu tidak ada lagi rindu untukmu
Lebih baik kita jauh
Lebih baik kita idak bertemu
Sebab ketika kita bertemu tidak ada lagi yang aku rasakan tentangmu

Padang, 14 Februari 2015

Jumat, 13 Februari 2015

Salahkah aku

Aku memiliki rasa yang istimewa kepadanya
Kepda gadi dibalik bukit yang indah
Salahkah aku
Dahulu aku menyinpan rasa itu
Sekarang ku ungkapkan kepadanya
Salahkah aku

Salahkah aku jika rasa iti adalah cinta
Salahkah aku jika cinta itu benar ada untuknya
Salahkah aku jika aku mengharapakan ada balasan cinta darinya

Balasan cinta
Ya inilah yang aku takuti selama ini
Aku menyadari kesanggupanku
Ya aku tidak yakin cinta ini akan berbalas

Aku takut
Tapi tidak selamnyavaku takut
Hari ini lewat tulisan ini aku katakan
Pernah ada cinta untuknya
Untuk gadis di balik bukit indah

Ya benarkah itu cinta
Ya ini benar cinta
Dan aku yakin ini adalah cinta
Aku percaya rasa itu adalah cinta
Salahkah aku ?

Aku sadar akan kesanggupanku
Dan cinta itu dahulu terpendam

Padang, 13 Februari 2015

Langkah Kenangan

Terlalu berlebihankah jika dia masih bertebaran seperti dulu
Terlalu berlebihankah jika dia bebas seperti dulu
Akankah panas matahari mampu membuatnya lelah kehausan
Akankah hujan mampu menghalangi langkahnya
Akankah badai mampu menakutinya

Mungkin tidak
Dan sekali lagi dia berkata tidak
Panas, hujan, badai sudah di lewatinya
Tidak ada yang bisa menghalangi langkahnya

Namun suatu hari dia terjatuh
Tidak tinggi memang
Tapi dia hancur berantakan
Semua harapannya habis sudah
Dia sendiri dan terasa akan meninggalkan dunia selamanya
Semua harapannya hilang
Hanya tinggal kenangan

Ya dia terjatuh dan hancur
Bangkit dan menata kembali harapan yang telah hancur
Tidak
Sekali lagi tidak
Dia tidak bangkit untuk menata kembali harapan yang sudah hancur
Dia bangkit untuk menata harapan baru yang mungkin juga akan hancur

Ya sekarang dia menunggu

Kamis, 12 Februari 2015

Hanya

Bertemu dibagunan tua yang retak dimana-mana
Kisah itu dimulai saat hati sedang tidak dicintai
Dia hadir dan aku datang menghampirinya
Semua orang tidak pernah menyangka kisah ini akan terjadi
Ya begitulah kenyataannya saat itu

Sekarang kisah itu sudah berakhir
Lumayan lama kisah itu
Namun tidak berakhir dengan bahagia

Pernah suatu hari ada harapan untuk tetap bersama
Saling mengerti dan memahami untuk kisah yang dijalani
Namun semua tidak sesuai dengan rencana

Kenapa kisah ini berakhir
Siapa yang mengakhiri
Tidakkah ini akan menjadi penyesalan

Hanya tuhan yang tahu semua

Kesalahan itu ada
Namun tidak selalu setiap saat ada luka, ya memang ada luka
Namun inilah kisah
Kisah itu selalu ada akhir

Padang, 12 Februari 2015

Selasa, 10 Februari 2015

LAUT SUNGGUH SANGAT KEJAM



Ada luka yang membekas
Luka itu tidak terlalu dalam
Luka itu datang dari negeri yang dilingkung pulau Sembilan

Luka berasal dari lautnya yang indah
Laut negeri itu menyimpan kenangan suram tentang kerasnya kehidupan
Laut negeri itu bukti nyata tentang kejamnya kehidupan
Ada darah namun sudah hilang terbawa obak
Ada tangisan namun sudah hilang terbawa angin

Negeri kecil di ujung sumbar
Kota tua aku biasa menyebutnya
Memandang angkuh samudra hindia
Negeri kecil dengan keindahannya
Namun menyimpan banyak luka di lautnya

Kukabarkan lewat tulisan ini kepada dunia
Dinegeri yang dilingkung pulau Sembilan ada kisah
Tentang kapal tenggelam dan terbakar
Bukan tenggelam tapi ditenggelamkan
Bukan terbakar tapi dibakar
Laut sungguh sangat kejam


KAMPUNG JAWA DALAM



Empat tahun sudah aku berajalan dijalan ini
Empat tahun sudah aku naik angkutan kota ini
Teras begitu cepat
Tarasa begitu cepat aku lewati

Berjalan di awal minggu
Berjalan dipagi senin
Semua sudah kulakukan 4 tahun
Semua sudah kulakukan

Aku igin semua ini cepat berakhir
Aku ingin semua ini ceapt berakhir
Aku ingin pergi jauh dan kembali
Kembali membawa sesuatu……









AKU DAN SEMUA YANG ADA DIMASA LALU



Ketika semua habis terbakar
Ketika semua telah menjadi abu
Ketika semua tidak bisa ku lihat lagi

Aku disini hanya membayangkan
Aku disini mencoba mengingat-ngingat
Aku disini mencoba menyusun kembali

Membayangkan kebali apa yang dahulu ada
Mengingat kembali apa yang dahulu pernah tertuliskan
Menyusun kembali apa yang pernah tercipta

Aku dan masa laluku
Aku dan tulisanku
Aku dan semua yang ada dimasa itu
Aku dan semua yang ada dimasa lalu

Pariaman, 28 April 2014



AWAN PUTIH YANG KUHARAPKAN DATANG MENANGIS



                                                                              
Awan putih yang kuharapkan datang menangis
Awan putih yang kuharapkan pagi ini menutupi  mentari pagi
Ada air yang jatuh
Ada suara angin
Pagi ini tidak seperti pagi yang kuharapkan

Hari ini diselimuti awan yang menangis
Hari ini diselimuti awan yang tidak kuraharapkan
Aku hanya tersenyum
Dan aku hanya bisa bersyukur

Ada yang jatuh dari awan
Ada yang jatuh dari awan
Pagi dan siang ada yang jatuh dari awan
Apakah malam juga ada yang akan jatuh dari awan

Awan putih yang kuharap hingga siang tidak kunjung datang


Pariaman, 30 Mei 2014

DI STASIUN LAWEH


                                                                              
Kicauan burung masing kudengar di kota itu
Lama sudah aku berada di kota ini
Banyak cerita yang aku temui
Banyak kisah yang kujalani

Waktu terasa lama saat ini
Terasa sangat lama sekali
Aku duduk distasiun di kota ini
Menunggu kereta sore menuju tempat tinggalku di kota lain

Kicauan burung masih terdengar
Sambil menunggu kereta datang
Sabar sangat di butuhkan
Semoga selamat sampai tujuan

Pariaman, 2 Juni 2014







DULU SEPULUH TAHUN YANG LALU


D
                                                                                    
Dulu sepuluh tahun yang lalu
Aku tidak pernah membayangkan aku akan berada disini
Dulu sepuluh tahun yang lau aku tidak pernah ingin ada disini
Aku ingin jadi pelaut handal
Aku ingin berlayar mengarungi samudra
Aku ingin pergai ke berbagai benua didunia

Dulu sepuluh tahun yang lalu
Dikota tua yang indah aku bercita-cita
Ingin jadi pelaut yang bisa menagkap ikan besar
Dulu sepuluh tahun yang lalu


                 Padang, 18 Juni 2014





Minggu, 08 Februari 2015

I'm lonely

There is not story tonight
The moon had not appeared to accompany
The star also disappeared not know where

I and silent nigth
Suddenly inprinted in my memory
Abaut the happy past
Abaut the sad past
Abaut the memories that are never forgetten

I really want to tell you
But I don't know to whom
Through this article I tell
I need a frend
I own
I'm sad
And I cry

Padang, 8 Februari 2015 (belajar bahasa inggris)

Berantakan. Tapi harus bisa jangan menyerah

Sabtu, 07 Februari 2015

Sejarah

Karena sejarah aku mengenalmu
Karena sejarah aku mengenalnya
Karena sejarah aku juga mengenal dia
Karena sejarah gadis itu aku kenal juga

Karena sejarah aku bahagia
Karena sejarah aku bersedih
Kutemukan jalanku di sejarah
Kutemukan tujuan hidupku di sejarah

Sejarah memberikanku segalanya
Ada suka ada duka
Sejarah adalah hidupku
Tampa sejarah aku tidak mengenal kesetiaan
Tampa sejarah aku tidak mengenal pengkhianatan

Sejarah adalah segalanya
Sejarah yang membawaku sampai saat ini aku sedang terluka

Padang, 7 Februari 2015

Cerita Hati

Ah ini hanya sementara
Tidak mungkin aku bersedih selamanya
Cinta dan sayang itu memang masih ada
Tapi tidak mungkin selamanya aku berharap yang telah pergi

Kadang aku ingin terus berjuang memepertahankannya
Namun dia tidak lagi pernah memberi kabar
Untuk apa aku bertahan
Dia saja tidak ingin bertahan

Memang banyak yang telah dilalui bersama
Tidak seharusnya hubungan itu di akhiri
Apalagi dengan ada benci tersirat dalam hati

Ah mungkin ini bukan benci
Hanya merasa kesal kenapa semua harus berakhir
Ada luka memang tidak terlalu dalam
Namun luka itu akan sembuh juga
Walau ada bekas
Ya tidak apa-apalah
Yang pentingkan luka itu sembuh

Cerita hati disore yang cerah
Memandang ke atas putih biru yang terlihat
Dalam hati aku berkata-kata banyak
Tentang hidup nanti jika aku dan dia tidak bersama

Akankah ada kebahagian
Akankah hanya kesedihan saja
Ah ini hanya sementara
Luka hati ini akan sembuh juga
Ah ini hanya luka yang tidak terlalu
Tidak sakit tapi memang terasa

Untukmu yang telah pergi
Untukmu yang telah lama menemani
Aku disini terluka memang
Tapi akan sembuh

Padang, 7 Februari 2015

Angkatan Pejuang Sejarah 2010


Jumat, 06 Februari 2015

Kehidupan Berakhir Lagi

Cerita tentang pagi di dalam gerbang tua
Cerita pagi dengan angin sejuk di gerbang tua
Ada kehidupan yang akan berakhir

Memang semua akan berakhir
Namun kenapa harus seperti ini
Ketika ia masih tegap berdiri
Ketika ia masih dibutuhkan disini
Sepertinya semua akan diganti dengan yang baru

Hari ini pagi tidak seperti yang kuharapkan
Pagi ini jauh dari yang kubayangkan
Akan ada kehidupan yang berakhir lagi
Ada luka tidak
Namun tidak akan berjumpa lagi dengannya

Padang, 6 Februari 2015

Kamis, 05 Februari 2015

Beberapa Kenangan

Bersama sahabat di tempat indah
Menyenangkan dan tidak bisa terlupakan

Malam Bercerita

Malam bercerita
Tentang dunia yang akan datang
Malam bercerita
Tentang kota tua di perbatasan

Di kota tua
Ada laut yang bergelombang indah
Ada pantai dengan pasir hitamnya
Ada pulau dengan pasir putihnya
Ada teluk dengam batu karangnya

Di kota tua
Ada gunung dengan puncak yang tinggi
Ada hutan dengan pohonnya
Ada sungai dengan airnya

Di kota tua ada cinta
Di kota tua ada air kesedihan
Di kota tua ada kehidupan yang tidak sempurna

Di kota tua mungkin
Akan aku habiskan sisa-sisa kehidupan
Di kota tua ada yang tidak biasa

Padang, 5 Februari 2015

Selasa, 03 Februari 2015

Cahaya Bulan Awal Februari

Seperti ini yang  dirasakan saat ini
Sedih dibawah cahaya bulan di februari
Cahaya bulan yang menemani sebatang pohon yang hampir mati karena manusia ingin memperkaya diri
Sebatang pohon yang seharusnya berbuah disetiap musimnya
Sekarang tidak lagi
Sekarang hampir mati

Air kehidupan sudah sering membasahi
Namun tidak berhasil untuk membuat sebatang pohon itu berbuah lagi
Mungkin sudah takdir

Cahaya bulan malam di awal februari
Semoga bisa membuat sebatang pohon itu berbuah lagi
Sebab matahari tidak bisa membuat sebatang pohon itu berbuah lagi

Memang hujan, bulan dan matahari bukanlah tuhan

Sebatang pohon juga sadar akan hal itu
Sebatang pohon hampir mati di bawah cahaya bulan di awal februari

Padang 3 Februari 2015

Bersama Air Kesedihan Aku Rindu Padamu

Jauh darimu
Aku merasakan satu rasa yang indah
Namun rasa itu membuat aku resah
Hari demi hari ini tidak berhenti
Andaikan hari ini berhenti
Aku meminta kepada tuhan
Izinkan aku menikmati kerinduan ini
Izinkan aku menikmatinya dengan dirimu

Tidak banyak aku merasakan seperti ini
Jika tuhan mengizinkan aku lebih baik mati
Jika menikmati kerinduan ini sendiri
Tampa ada dirimu lagi

Hari ini aku tuliskan dalam ketikan dua jari ini
Hari ini aku tulisan dalam lingkaran kehidupanku ini
Aku rindu
Aku sangat rindu
Rinduku ini sudah mengalahkan segala rindu yang ada pada diriku
Aku tahu ini tidak wajar
Tapi inilah yang aku rasakan
Inilah rinduku

Namun air kesedihan itu jatuh lagi
Ketikan aku menikmati rindu ini sendiri
Ketika aku merasakan rindu ini sendiri
Ketika hanya ada aku dan rinduku yang sangat merindukan kehadiranmu

Dikota ini aku menunggu
Akankah rindu padamu untukku
Akankah ada rindu yang sangat rindu padamu untukku
Bersama air kesedihan aku menunggumu
Bersama air kesedihan aku rindu padamu


Padang, 3 Februari 2015



Aku Bisa Tapi Inilah Aku

Bukannya aku tidak bisa seperti mereka
Aku bisa
Bahkan yang aku bisa itu lebih baik daripada mereka

Saat mentari pagi memberikan kehangatan
Hingga mata ini tidak sanggup untuk melihat
Saat bulan malam memberikan cahayanya
Walaupun tidak disetiap. Malam

Aku terlena akan kenangan
Terasa masih ada ikatan dengan kenangan
Takut sebenarnya untuk berjalan tampamu lagi
Namun semua harus aku lewati

Aku sudah berusaha untuk bertahan
Tapi aku merasa bertahan sendirian
Aku tahu dirimu punya perasaan dan hati yang lembut
Bahkan mungkin lebih lembut dari apapun yang lembut dibumi tuhan

Sampai saat ini aku masih
Mengharapkan semua menjadi baik dan tidak seperti saat ini
Sekarang kita berantakan
Sekarang kita tidak jelas

Mungkin aku bisa dengan yang lain
Dirimu juga bisa dengan yang lain
Namun aku tidak tenang
Dalam ingatanku saat ini ada kenanganku bersamamu

Dengan tetesan air aku melewatinya
Sulit memang
Namun aku yakin semua akan berakhir
Mungkin yang berakhir adalah ingatanku tentang kenangan bersamamu
Mungkin juga yang berakhir hal lain yang lebih penting untuk hidup kita dimasa depapan nanti

Sekarang kita masih dibumi
Jika kita tidak dipertemukan lagi
Berarti memang ingatan tentang kenangan itu harus diakhiri
Tapi, kapan?
Aku tidak tahu

Aku bisa tapi inilah aku

Padang, 3 Februari 2015

Senin, 02 Februari 2015

Untuk Sang Mantan

Kenangan bersamamu lengkap sudah
Ada bahagia ada sedih dan sekarang menakutkan

Kenapa menakutkan
Kenangan kita yang membuat aku takut
Aku takut salah jika aku maju sendiri tampamu lagi
Aku takut salah jika aku bertahan
Aku takut salah jika aku diam
Bahkan aku sangat takut disetiap saat

Tapi sungguh semua sudah terjadi
Kita manusia harus menjalani
Memang benar
Tidak sedikit yang telah kita lewati
Kenangan kita
Kenangan bersama yang sangat lama kita jalani bersama

Kenangan itu sekarang membuat aku takut
Kenangn itu sekarang membuat aku tidak tenang

Semoga saja tuhan memberikan jalan terbaik untuk kita berdua

Aku disini tidak berharap banyak
Semoga kita bisa bahagia
Walau tidak bersama

Bukan hanya kamu yang takut
Aku bahkan lebih takut dari apa yang kamu takuti saat ini

Padang, 2 Januari 2015

Tentang Pelangi

Saat aku menunggu kehadiranmu
Saat aku berharap bisa melihatmu
Saat aku ingin ditemani olehmu
Saat semua yang ku inginkan adalah kamu

Kamu tidak hadir
Kamu tidak bisa dilihat
Mungkin aku tidak untuk ditemani olehmu
Atau mungkin kamu sedang bersama yang lain

Aku disini sangat mengharapkan kehadiranmu
Aku tunggu kau hadir dikota yang penuh barang-barang bekas
Dikota ini begitu banyak ceritaku

Kota ini banyak kenangan
Kenangan yang tidak akan terulang lagi dimasa depan
Bersamanya, bersama dia, bersamanya juga, bersama dia juga
Ada banyak barisan kenangan yang tidak terlupakan

Padang, 2 Februari 2015



Aku Tidak Ingin Menyakiti

Kadang aku butuh
Kadang aku tidak butuh
Kadang aku ingin
Kadang aku tidak ingin

Saat aku dengan dia
Aku masih ingat padamu
Saat aku bersamamu
Dia tidak menghilang dari ingatanku

Aku harus memilih
Aku tahu itu harus aku lakukan
Tidak mungkin ini akan terus berlanjut
Ini akan ada akhirnya
Karena semua memang harus berakhir

Aku tidak ingin berharap terlalu besar lagi padanya dan juga kepadamu
Aku juga tidak ingin dia dan dirimu berharap terlalu besar kepadaku
Aku tidak ingin menyakiti

Apakah ini takdir
Aku juga tidak tahu
Tapi aku masih sempat berdoa
Pada tuhan memang
Aku meminta pada tuhan
Jika yang aku jalani ini memang jalan yang telah ditetapkan dalam catatan takdirku
Aku hanya ingin tidak ada yang tersakiti
Jika memang harus ada yang tersakiti
Maka yang tersakiti itu adalah aku

Aku masih mencari
Dia masih ada dalam ingatanku
Dan dirimu sekarang hadir untukku

Namun aku juga tidak mengerti
Sekarang aku sedang bersamanya
Bersamanya yang jauh disana

Aku tidak ingin menyakiti
Tapi semua telah terjadi

Padang, 2 Februari 2015

Akhir Perjalanan

Seharusnya semua sudah selesai
Seharusnya aku sudah sampai
Namun...
Semua masih dalam perjuangan
Dan aku masih berjalan menuju pemberhentian indah

Beberapa nyawa sudah sampai di pemberhentian
Beberapa lagi hampir sampai
Aku disini baru memulai

Aku tidak kalah
Aku tidak akan menyerah
Perjalanan ini harus diselesaikan
Perjalanan ini harus sampai di pemberhentian indah

Aku tetap berjuang
Aku tegaskan aku tetap akan berjuang
Beberapa jalan sudah aku tempuh dn aku selesaikan
Jalan ini .......?

Lebih menyenangkan
Lebih indah
Labih menyakitkan
Akhir perjalanan belum sampai

Pagi Yang Berbunyi

Tidak lama setelah mata terbuka
Suara itu terdengar dengan jelas
Ada sedikit goncangan yang di timbulkan
Sumber suara itu dari pusat kehidupan

Pagi berbunyi
Selalu berbunyi dan berbunyi

Mungkin akan berhenti
Bahkan mungkin tidak berhenti
Pagi ini berbunyi
Aku didalam 3x4 sendiri

Padang, 2 Februari 2015

Bukan Hujan Menyakiti

Dibawah hujan laki-laki itu berjalan
Menagis, merintih hatinya kesakitan
Dibawah hujan laki-laki itu kemudian berlari
Mengejar sesuatu yang tidak dimengerti
Dibawah hujan langkah laki-laki itu berhenti
Menatap ke atas berharap pelangi datang seperti dulu lagi,
Dibawah hujan 
Hati laki-laki itu tersakiti,
Namun bukan hujan yang menyakiti

Padang 2015
(Ibp pagi)

Minggu, 01 Februari 2015

Air Kesedihan

Telah aku lewati jalan ini bersamamu
Telah aku lalui semua yang tidak seharusnya aku lalui
Kita tidak seharusnya bersama seperti ini
Aku salah
Memang sangat besar
Namun aku ingin dirimu tahu
Sebenarnya aku tidak ingin membuat hati seseorang kecewa
Apalagi dua hati yang kecewa
Ada air kesedihan yang jatuh
Tapi tidak terlihat
Namun ada dan aku merasakan air kesedihan itu jatuh
Mungkin hanya aku yang tahu
Namun aku berharap dirimu juga tahu
Bahwa ada air kesedihan yang jatuh menetes kemudian mengalir dan membasahi seluruh organ tubuhku
Aku disini
Ternyata kita sedang bersama 
Namun tampa ikatan pasti
Padang 1 februari 2015

Catatan Kenangan Dengan Tuhan

Pertanyaan tentang hari itu selalu ada
Jawabannyapun sudah disediakan
Namun terkadang masih juga diperdebatkan
Semua akan terjadi
Kita tinggal menunggu dan menyiapkan diri
Tempat ini dijadikan
Tempat ini untuk digunakan
Bukan untuk disia-siakan
Alangkah indah kehidupan
Ada siang ada malam
Ada matahari ada bulan
Dan masih banyak hal lain yang masih penuh dengan keindahan
Awan dengan hujannya memberikan kehidupan
Kehidupan indah di bumi yang sedang tidak bersahabat
Bumi sedang penuh makhluk dengan kesombongan
Seharusnya semua ini tidak terjadi
Jika memang ini tetap terjadi
Mungkin tidak sampai seperti saat ini
Namun semua memang sudah di takdirkan
Bukan berarti tidak ada peluang untuk membuatnya menjadi lebih baik
Namun harus tetap diingat
Apa yang terjadi tidak akan bertahan
Apa yang ada tidak akan abadi
Takdir untuk semua
Semua yang ada akan berakhir dan hilang
Yang tinggal hanya catatan kenagan dengan tuhan
Ketika semua itu berakhir
Catatan kenagan dengan tuhan yang akan menentukan
Menerima ataupun menolak
Tidak lagi diperlukan
Persiapkan diri
Tidak berhenti berusaha
Berdoa juga
Semoga catatan kenangan dengan tuhan bisa membawa kepada  kebahagian

Padang,  2015
(78)