Jumat, 30 November 2018

Mari Memulai Lagi

Mari memulai lagi
Melanjutakan perjalanan menemukan
Aku tak tahu kau dimana
Hari ini aku gagal menemukan mu
Aku kira itu kamu
Ternyata bukan kamu

Mari tetap menjadi baik
Menjadi lebih baik lagi
Semoga kita segera dipertemukan
Aku  mencintaimu
Meski aku belum tahu kamu siapa

Jakarta Selatan, 30 November 2018

Kamis, 29 November 2018

Aku Akan Menemukan Mu

Aku yakin kau sedang menunggu
Sabar, jaga dirimu
Aku akan menemukan mu
Dimanapun kamu akan ku cari
Aku tidak akan berhenti mencari mu
Akan aku temukan dirimu

Dari pelosok negeri aku melangkah
Melewati jalan yang berliku-liku
Kadang aku terjatuh
Tapi itu tidak masalah

Aku ingin menemukanmu dengan caraku
Melewati selat
Melewati lembah
Melewati banyak tempat

Perjalanan ku menemukanmu akan menjadi kenangan indah dalam hidup ku
Akan kuceritakan nanti padamu
Akan kuceritakan pada anak-anak kita

Aku laki-laki biasa
Akan menemukan mu

Jakarta Selatan, 29 November 2018

Untuk Pembaca


Untuk yan selalu membaca tulisan ku
Untuk pembaca setia tulisan ku
Aku menduga-duga saja kamu siapa
Semoga kelak kamu beri satu komentar tentang tulisan ku

Aku pernah bayangkan kau hadir
Ada disebelah ku
Namun tiba-tiba hilang dan akupun mencarimu
Aku lihat dikejauhan
Aku kurang jelas melihat wajahmu
Tapi kau ada


Jakarta Selatan, 29 November 2018

Rabu, 28 November 2018

Biar Aku


Biar aku jatuh cinta
Kamu nanti saja setelah kita menikah
Biar aku rindu
Kamu nanti saja setelah kita menikah

Biar aku saja yang jatuh cinta
Kamu nanti saja, setelah menikah nikmati semua cinta
Biar aku saja yang rindu
Kamu nanti saja, setelah menikah nikmatilah sepuasnya bagaimana rindu

Kau tahu patah hati
Biar aku saja
Kamu janganlah
Makanya aku saja yang jatuh cinta
Makanya aku saja yang rindu

Jakarta Selatan, 28 November 2018



Senin, 26 November 2018

Untuk Ku & Kamu



Menyadari sepenuhnya bahwa jodoh adalah takdir Allah Ta’ala, oleh karena itu segala usaha yang dilakukan hanyalah salah satu cara menyambut takdir dari Allah.

Kita sebagai manusia diwajibkan berusaha seoptimal mungkin, adapun hasilnya kita serahkan sepenuhnya kepada Allah Ta’ala.

Berhasil & tidaknya proses merupakan suatu yang wajar dan merupakan sunatullah sehingga tidak menyisakan sakit hati atau menyalahkan salah satu pihak.

Surat Untuk Mu

kita baru kenal aku langsung ingin melamar dan mengajak menikah

Untukmu perempuan yang menemukan aku di dunia maya, terima kasih telah hadir dalam hidup ku, ini sunggug rencana Tuhan yang membuat aku bahagia. Tuhan masih perhatian kepadaku, aku dipertemukan denganmu meski aku tak tahu dimasa depan nanti apakah kita tetap bersama atau tidak, namun yang pasti kita akan berpisah sebab kematian selalu memisahkan siapapun didunia.
Untuk perempuan yang menemukan akau didunia maya, kelak kau akan tahu seberapa akau serius ingin melamarmu. Sejak kau menemukan ku dan salam pertamamu aku selalu berusaha untuk terus merenung dan terus bertanya kepada tuhan apakah benar kau jodoh yang di takdirkan untukku atau kau perempuan yang akan menjadi kenangan dalam hidupku.
Aku sangat ingat tentang pertemuan pertama kita, kau tahu saat kau datang naik sepeda motor aku sebenarnya melihatmu, saat kau bilang kau sudah sampai aku sebenarnya sudah tahu. Aku sangat ingat saat aku menelfon dirimu di saung itu, aku disini aku dielakangmu, aku di kanan mu. Saat itu debar jantungku sungguh tidak satabil, kiranya seperti habis berlari jauh.
Lumayan lama kita bercerita tentang masing-masing, kau bertanya kenapa aku daftar di situs ayonikah.com, aku tak punya waktu lagi untuk mencarinya langsung, aku tak ingin lagi berlama-lama kenal lalu tak menjadi. Sudah cukup apa yang terjadi selama ini. Kau bercerita tentang mu, aku bercerita tentangku, aku bercerita  dengan pelan sekali dengan bahasa indonesia yang tidak baik dan tidak benar, kadang kau bertanya lagi setelah aku bicara. Saat itu hatiku kacau, bagaimana mencari bahasa yang tepat untuk menyampaikan apa yang ingin aku sampaikan.
Saat kau bicara, kau bicara kadang terlalu cepat , kadang kau tak memberiku jeda untuk bicara, tapi aku suka, aku pandang saja wajahmu yang hanya sekali-sekali menatapku. Kadang kau tersenyum, ada satu moment yang aku ingat saat itu aku agak bercanda sedikit tentang apa yang kita bicarakan, tiba – itba kau tepuk manja pahaku, ohh tuhan semoga rasa ini tidak termasuk dosa.  kali pertama aku merasakan lagi geteran yang tidak biasa, saat itu adalah saat yang istimewa dari pertemuan pertama kita. Maaf untuk itu aku selalu mengingatnya.
Sebenarnya hari itu aku tak ingin cepat kembali, aku ingin mengenalmu lebih lama lagi, sebab jarak yang kutempuh untuk bisa bertemu denganmu lumayan untuk membuat seseorang yang sepert aku lelah, aku ini mabuk darat, untung tidak muntah diperjalanan. Namun aku kalahkan ingin hati untuk lama, aku kembali dan ktia sudahi pertemuan hari itu. Aku kembali dan kaupun kembali .
Pertemuan kedua kita, ini masih dalam rencana tuhan, hatiku kembali tergerak ingin bertemu dirimu, ingin lebih mengenalmu, ingin mengenal kelaurgamu. kau tahu bagaimana diluar dugaan semua perjalanan aku menuju rumahmu, sampai-sampai aku salah naik angkutan, namun pada akhirnya aku sampai juga kerumahmu. Aku kira jalan kesana sama tidak akan membuatku kesulitan, maaf untuk ini, aku bukannya ingin mencaci tapi jalan itu memang diluar dugaanku.
Untuk perempuan yang menemukan aku di dunia maya, pertemuan kedua ini sungguh membuat aku merasa menjadi pria. Bahagia tentu iya, bangga juga iya, aku kau kenalkan dengan keluargamu, memang ini bukan yang pertama aku datang dan membuktikan bahwa aku benar serius ingin melamar seorang perempuan, namun ini bentuk dari usahku menemukan jodoh yang sudah ditakdirkan tuhan kepadaku. Kau hidangkan air bening kesukanaanku, ternyata kau masih ingin aku tak bisa meminum yang terlalu manis, dan terima kasih untuk itu. Aku juga kauk suguhkan makanan yang seingatku baru pertama aku makan, aku lupa namamnya tapi enak.
Untuk perempuan yang menemukan aku di dunia maya, terima kasih untuk setiap makanan yang sudah aku makan dan membuat aku kenyang dirumahmu. Aku senang dengan sambutan keluargamu, pertanyaan dari bapakmu waktu itu tentang maksud dan tujuan ku datang sebenarnya ingin aku langsung menjawab setelah aku menarik nafas dalam dan aku lepaskan. Namun tiba-tiba saja ibumu sudah memberi sendiri jawaban “hanya bersilaturahim”, aku tak tahu apakah arti dari semua itu, aku tak ingin menduga – duga, aku takut jika menduga akan membawakan pada prasangka yang tidak baik. Semoga yang terbaik yang terjadi. Ingin rasanya saat itu aku menjawab namun seperti itulah rencana tuhan, manusia hanya bisa ingin  tapi untuk terwujud Tuhanlah yang mengabulkan.

Untuk perempuan yang menemukan aku di dunia maya. Hari ini aku bingung, setelah kau sarankan aku untuk istikharah dan aku menemukan jawabannya tiba tiba kau diam, tak ada kabar lagi darimu
Untuk hal kau diam ini, apakah ini jawaban. Kau tahu diam itu bisa berarti iya dan juga bisa berarti tidak, aku sangat butuh jawabanmu tetang apa yang akan kita lakukan selanjutnya, sebab jika berlama-lama hatiku jujur sudah tidak bisa untuk sesuatu yang tidak jelas. Maaf jika kau merasa aku mendesak.
Untuk jawabanmu aku sudah siap untuk setiap jawaban, jadi jangan takut ataupun segan. Jawab saja.

Untuk perempuan yang menemukan aku di dunia maya, tulisan ini aku buat unutk mengenang kisah kita, semoga kau membaca hingga titik yang ku buat dalam tulisan ini.

Semoga sehat selalu


Dari Maulana Ihsan

Jakarta Selatan, 21 November 2018

Minggu, 25 November 2018

Menduga-duga

Jadinya aku menduga-duga
Aku takut sebenarnya sering bertanya
Tapi jika tidak bertanya
Aku akan menduga-duga

Aku tak ingin
Apa lagi menduga-duga yang tidak baik akhirnya

Ini rencana tuhan yang memang membuat aku merasa sangat diperhatikan
Terima kasih tuhan

Jakarta Selatan, 25 November 2018

Menunggu Jawab

Aku laki-laki menunggu jawab
Aku datang jika kau bilang iya dan kaupun siap
Aku mundur jika kau bilang tidak

Untuk saat ini aku tak ingin meyakinkan
Aku serahkan saja pada tuhan
Cukup tuhan saja yang meyakinkan

Aku laki-laki menunggu jawab
Aku sudah berjalan untuk meyakinkan aku benar ingin
Aku sudah melakukan apa yang kau titahkan
Aku sudah menyampaikan jawaban

Aku laki-laki menunggu jawab
Aku datang jika iya dan kau siap
Aku mundur jika kau tidak
Aku laki-laki menunggu jawab
Bicaralah jangan diam
Kamu perempuan bukan patung perempuan

Tidak selalu indah kisah

Jakarta Selatan, 25 November 2018

Sabtu, 24 November 2018

Aku Merasa

Ak merasa dia bukan jodoh ku
Aku merasa dia tidak menginginkan ku
Aku yang merasa
Tapi apakah takdir Allah berbeda

Dulu sering aku sering merasa
Kamu jodoh ku
Dialah jodoh ku
Ini dia jodoh ku
Telah ku temukan jodoh ku
Lain hari ini, kenapa

Aku sudah siap menerima
Sudah biasa juga menerima
Aku terus berusaha menemukannya
Entah dia ada dimana
Aku akan menemukannya
Entah dia ada berapa
Aku akan menemukannya

Aku merasa
Gelisah menunggunya

Jakarta SeLatan, 24 November 2018

Jumat, 23 November 2018

Rela

Hari ini aku rela
Ku lepas saja semua
Hati ini sudah biasa
Ada yang beda rasanya
Terima kasih sudah hadir meski sementara
Semua indah
Kenangan yang tidak terlalu banyak
Aku saja yang terlalu

Semoga

Jakarta Selatan, 23 November 2018

Kamis, 22 November 2018

Lagi Aku Jatuh Cinta

Gerak hati yang diam pada tempatnya 
Detak jantung yang menghidupkan raga
Tidakkah kau ingin cepat sampai pada yang kita harapkan 
Terkadang luka akan kita lewati 
Sudah sangat sering aku menulis tentang luka ini 
Kita harus siapa patah, sakit, terluka dan terjatuh untuk sampai pada apa yang kita harapkan
Aku ingin melewatinya bersama
Melihat awat kelabu 
Menunggu hujan berharap panas akan segera datang

Aku jatuh cinta lagi 
Seperti biasa semua yang kurasa aku tuliskan disetiap kesempatan yang aku miliki 
Aku jatuh cinita lagi
Bersama harapan aku tidak menyerah
Aku terus berjuang sampai aku sudah tidak bisa lagi berjuang 


Aku Bertanya Pada Perempuan

Aku Bertanya pada perempuan
Tentang apa yang di inginkan dalam hidup
Apakah perempuan ingin sarapan di pagi
Apakah perempuan ingin mandi di pagi

Aku Bertanya pada perempuan
Tentang apa yang selalu diharapkan
Apakah perempuan mengharapkan bahagia di pagi
Apakah perempuan mengharapkan keindahan di pagi

Aku yang hanya punya kata
Mencoba untuk memenuhi setiap keinginan dan harapan
Aku tak bisa pastikan semua bisa terpenuhi
Tapi aku laki-laki yang selalu mencoba meski gagal dan gagal lagi

Aku bertanya pada perempuan
Maukah kau berjalan jauh mencari kehidupan
Maukah kau berjalan jauh mencapai tujuan

Ada sedikit gelisah dihatiku
Aku takut tak menemukan mu


Jakarta Selatanm 22 November 2018


Rabu, 21 November 2018

I 1

Kau temukan aku di dunia maya
Salam pertamamu mengawali kisah kita
Tiba-tiba saja dan aku tak pernah mengira
Kau hadir disaat tepat
Saat hatiku ditinggal pergi oleh rasa yang hilang sendiri
Salam pertamamu memabawaku pada kisah yang akan panjang
Semoga
Salam pertamamu membuat aku menulis lembaran baru dalam hidup
Sampai dimana kisah ini akan aku tulis

Kau temukan aku di dunia maya
Aku mencarimu di dunia nyata
Aku datangi kamu
Aku tatap lama-lama dirimu

Bersambung


Mulai Hari Ini

Lalu bagaimana aku
Aku berpuas setelah ini
Memantapkan hati dengan niatku
Aku harus
Harus

Aku harus menikah

Jakarta Selatan, 21 November 2018

Aku Cari Jawaban Itu

Aku hanya bisa berusaha dan berdoa
Berusaha yang halal
Berdoa kepada yang mencipta

Pagi ini jatuh cinta
Hati tak tahu kenapa
Aku cemas akan hal kali
Aku takut gagal
Tapi jika aku tidak mencoba aku tidak akan pernah tahu jawabannya

Sudahlah berjalan saja
Ikuti saja mau sang pencipta
Terus berusaha
Bukankah setiap manusia ada kisahnya masing-masing
Perjalanan ini sudah terlalu tidak menentu
Aku harus tetapkan pilihan
Menikah atau membujang lama

Merantau terus berjalan atau menikah dan terus berjalan
Kau temukan aku aku datangi kamu
Entah apa yang akan terjadi nanti
Sangat ingin aku tahu jawabannya

Jika bukan kamu aku tidak berhenti sampai disini
Tetes air kesedihan siap jatuh basahi  pipi dan bumi
Aku mulai mencari jawaban tentang kamu
Aku ingin bersamamu
Aku ingin menikah denganmu

Akan kucari jawaban itu

Jakarta Selatan, 21 November 2018

Selasa, 20 November 2018

Menunggu

Kemana saja tak ada kabar
Aku menunggu
Memang baru saja kita bertemu
Tapi apa daya hati sudah mulai merindu

Kau tahu
Aku malam ini takut
Takut aku patah lagi
Aku menangis
Rasa sendiri rasanya
Bagaimana cara untuk menjelaskannya padamu
Darimana harus aku mulai

Aku menginginkan kamu menjadi istri ku

Ika
Maaf jika aku membuat sedih
Sangat gelisah aku malam ini

Jakarta Selatan, 20 November 2018

Minggu, 18 November 2018

I W N

Kucari kamu dimana
Dimana saja aku bisa
Kutemukan kamu dimana
Dibeberapa halaman yang indah

Mencoba melepaskan berbagai rasa
Mulai aku takut luka
Mulai aku takut patah
Meski sudah biasa

Angin pagi membawaku ke arahmu
Menikmati setiap langkah
Berharap Allah melancarkan perjalanan

Kutemukan kamu perempuan
Kudatangi kamu perempuan
Jadilah dan menjadi perempuanku
Berdua kita
Melewati masa yang tidak pernah kita tahu
Bahagiakah nanti
Bersama saja kita
Menikmati detik-detik yang tidak akan pernah kembali
Merasakan rasa yang kita upayakan tidak pernah habis

Kutemukan dan kudatangi
Kau yang awal menemukanku
Memulai rasa kita

Jakarta Selatan, 18 November 2018

Lagi Awal Rasa

Awal rasa
Memulai dengan dia
Perempuan serang cantik mempesona

Hati tergerak untuk menemuinya
Langkah terus mengarah pada janji di hari sabtu
Sempat takut aku menunggu
Dia datang tersenyum kearahku

Berjabat tangan diawal jumpa
Manja indah
Sudah lama aku tak merasa yang seperti ini
Doakan saja Allah menjodohkan kita dan orang tua merestuinya

Awal rasa
Aku belum jatuh cinta
Aku .....
Ingin lagi bertemu dia
Berjabat tangan lagi dengannya

Awal rasa
Ingin lagi dekat dengannya
Adakah kita dipertemukan

Jakarta Selatan, 18 November 28

Kamis, 08 November 2018

Masuk Saja

kira-kira begini

masuk saja
masih banyak tersisa tempat
jika hatiku sudah penuh
kau bisa masuk di jantungku
masuk saja
masih banyak tersisa tempat dalam diriku

masuk saja
aku akan bertanggung jawab untuk semua setiap tempat yang kau tempati dalam diriku

Jakarta, 8 November 2018

Kekenyangan


Masih terdengar suara walau kadang hilang
Sudahkah hari ini kau ingat tentang mereka
Yang berlari meski tak dikejar
Yang menangis meski tak disakiti
Hari ini kau lupakah

Setiap kali suara itu terdengar sangat lantang
Bergetar seluruh negeri
Terbakar semangat didalam diri
Luar biasa suara mu

Lalu tiba-tiba kau diam
Aku kira sebentar
Aku menunggu dan sampai hari ini kau masih diam
Aku duduk lebih dekat denganmu
Tak terdengar juga suaramu
Kulihat kau
Ternyata kau baru selesai makan yang amat banyak
Kau makan sendiri 
Kekenyangan

Jakarta, 8 November 2018

Selasa, 06 November 2018

Kerinduan Pada Maninjau


Maninjau
Kerinduan pada maninjau
Mengalahkan ingin untuk melangkah
Sejenak aku berhenti dan mengingat

Semua yang aku miliki tentang maninjau
Adakah dia disana sekarang
Kembali aku ke maninjau dimasa depan
Melihat dia berjalan dipematang sawah

Kerinduan pada maninjau yang tak tertahan
Melihat danau dari sawah rang salayan
Kerinduan pada maninjau
Sehat selalu kawan-kawan

Jakarta Selatan, 6 November 2018

Senin, 05 November 2018

Terakhir

Ya aku harap tidak ada lagi
Berjalan sendiri lagi
Sudah tak usah lagi
Ini yang terakhir

Jakarta Selatan, 4 November 2018

Jumat, 02 November 2018

Akan pergi

Setiap kita akan pergi
Menemui ajal kita masing-masing
Selamat jalan ipul adekku
Banyak kenangan tentang mu
Maaf tidak melihatmu untuk terakhir kali

Jakarta, 2 November 2018

Minggu, 21 Oktober 2018

Sudah Lama Tidak Berjalan

Sudah lebih satu tahun
Aku menetap disini
Aku ingin pergi sebenarnya
Tapi aku takut
Tidak berani
Rasanya hilang keberanianku
Apakah sudah berat langkah ini

Aku laki-laki yang sendiri
Ingin melanjutkan perjalanan ke timur
Ingin mencoba hidup jauh dari rumah
Tapi kenapa aku disini

Jakarta Selatan 21 Oktober 2018

Minggu, 14 Oktober 2018

Hutang

Tak pernah berhutang seperti ini
Enam bulan ini saya akan tetap disini, bagaimana mempertahankan setelah enam bulan ini

Jika saya mati
Jika ada yang mati
Dengan apa saya akan berjalan lagi
Harus lebih bisa
Harus bertahan
Mengambil yang tak pasti

Jadi guru saja aku lagi
Di pedalaman
Jauh dari keramaian bising ini

Jakarta Selatan 14 Oktober 2018

Rabu, 26 September 2018

Belakang Layar

Ya sudah lama saya dengar
Istilah belankang layar
Menyenangkan memang
Lalu apa setelah ini
Apakah hanya mencoba

Mencintai apa yang dilakukan itu
Hujan tak jadi penghalang
Panaspun demikian

Begitu banyak tantangan tentu
Bagi pemula sepertiku

Jakarta Selatan, 26 September 2018

Selasa, 25 September 2018

Jalan Hidup

Hari terus saja berganti
Aku terus saja berjalan
Melanjutkan perjalanan ini
Tetap saja sendiri

Pelangi tidak lagi terlihat
Sebab hujan sudah lama tidak membasahi bumi
Merasakan terik panas ibu kota

Luka sudah mengering
Aku sudah semakin jauh
Meninggalkan kisah pilu
Kulihat aku sudah sangat jauh
Cinta

Jakarta Selatan, 25 September 2018

Minggu, 16 September 2018

Laki-laki

Aku laki-laki yang sangat mudah sekali suka pada perempuan
Cantik
Senyuman manis
Baik

Aku sangat mudah sekali mengungkapkan rasa
Walau pada akhirnya penolakan yang aku dapat
Aku tak mengapa
Yang penting aku sudah katakan apa yang aku rasa

Seseorang itu

Dia punyai senyum itu
Membuat jantungku berdetak tidak beraturan
Oh benarkah ini
Aku melihat fotonya

Sekalipun tak pernah bertemu
Mendengar suara  saja
Jika aku jadi miliknya
Jika dia jadi milikku
Tapi dia sepertinya tidak suka berjalan jauh

Jakarta Selatan, 15 September 2018

Sabtu, 15 September 2018

Kembali Ada

Kamu yang sedang aku pikirkan
Kembali kamu ada dalam hidupku
Meski mungkin kau tak tau itu

E.S, kau sangat cantik, senyummu menggodaku untuk tetap jatuh kan hati padamu
Sudah aku coba untuj melupakanmu tapi saat aku lihat lagu fotomu
Lemah hati ini

Perempuan dijalan menuju danau
Alangkah beruntungnya laki-laki yang memilikimu nanti
Namun tentu aku berharap aku yang beruntung itu

Kau tau malam ini aku sangat ingin bertemu dengan mu
Ingin aku mengulang kenangaan malam itu
Saat kau duduk disampingku

Bahagia bila mengingatnya
Bahagia pernah berbicara denganmu
Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk makhluknya

Jakarta Selatan, 15 September 2018

Rabu, 12 September 2018

Yang Tidak Langsung Dilihat

Seorang perempuan
Cantik katanya
Berkhayal aku tentangnya
Ada dimasa depan dengannya

Jakarta Selatan, 12 September 2018

Sabtu, 25 Agustus 2018

Perjalanan Ku di Fatahillah

Rasanya belum lengkap
Entah apa itu
Tapi hari ini menyenangkan
Menikmati jakarta dari museum

Semoga tempat ini tetap bertahan sampai bila masa
Masuk ke museum hanya Rp. 5000 saja

Untuk yang ingin tahu sejarah jakarta datang saja ke museum Fatahillah
Ada di kota tua jakarta
Kalau ke jakarta harus ke kota tua
Harus ke museum Fatahillah
Kalau belum jadi belum lengkap rasanya

Jakarta, 25 Agustus 2018

Sebelum Kelapa Menjadi Jakarta

Perjalanan panjang dimulai 3500 sebelum Masehi
Artefak neolitik ditemukan di condet, pejaten, kramat jati dan bekasi
1596
Pada 27 juni armada kapal itu datang
Cornelis de Houtman pimpinannya
Tib di Banten
13 November tiba di sunda kelapa
Yang ingin tahu lebih banyak datang ke museum sejarah jakarta di kota tua
Jakarta, 25 Agustus 2018

Penjara Wanita dan Penjara Bawah Tanah

Rasanya berada disini
Ruang gelap
Kecil berdiripun tak bisa
Luka yang harus terus diobati

Hari ini orang-orang tertawa disini
Bersenda gurau disini

Jakarta, 25 Agustus 2018

Gerard van Reynst

Orang pertama yang membuat bangsa Indonesia menjadi Budak
Ia mengajukan perbudakan ditanah hindia belanda

Dari Maluku
Dari Ambon
Dari Banda
Menjadi budak di Banten dan Jayakarta
Ongkos murah dan bekerja lebih cepat

Meninggal karena disentri tahun 1615

Jakarta, 25 Agustus 2018

Pieter Both

Lahir di Ambersfoot 1568
Gubernur Jendral pertama
Meninggal di kepulauan Mauritius karna kapalnya tenggelam dalam perjalanan pulang pada tahun 1615

Tugas pertamanya sebagai Gubernur Jendral adalah mencari lokasi yang akan dijadikan pusat pemerintahan VOC

Atas izin Pangeran Wijaya Kusuma ia mendirikan loji di muara sungai ciliwung
Tempat ini menjadi cikal bakal pusat kota batavia dan pusat dagang kompeni seluruh Asia

DR. Laurens Reael

Lahir di Amsterdam 22 Oktober 1583
Dipecat jadi Gubernur  Jendral Batavia
Karena kritikannya terhadap VoC
VOC terlalu kejam katanya untuk bangsa yang beradab

Menjabat tahun 1616-1618

Jan Pieterszoon Coen

Dikenal dengan nama J.P. Coen
Lahir di Horn 8 Januari 1587
Ia memindahkan pusat VOC dari Banten ke Jakarta
Seorang Gubernur Jendral dua periode di Batavia

1618-1623 dan 1627-1629
Kesuksesan dalam perdagangan hanya mungkin dilakukan dengan militer dan politik

Jakarta, 25 Agustus 2018

Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah)

Museum ini diresmikan 30 maret 1974
Diresmikan oleh Ali Sadikin
Gubernur Jakarta pada saat itu
Sangat ramai orang berkunjung

Hari ini saya juga mengunjunginya
Katanya bangunan ini bergaya arsitektur neoklasik abad ke 17
Bangunan museum ini pada awalnya adalah kantor balai kota batavia
Mulai dibangun 1627
Gubernur Jendral J.P. Coen yang membangunnya pertama kali

Bangunan inu juga digunakan sebagai Raad Van Justitie / dewan pengadilan dan juga College Van Scepenen / dewan kotapraja
Ada juga penjara
Disini pangeran Diponegoro pernah dipenjara
Cut Nyak dien juga

Jakarta, 25 Agustus 2018

Gratis

Hari ini menuju kota tua jakarta
Naik trans Jakarta
Gratis

Sendiri memakai  baju merah celana merah
Rencana mau masuk ke museum fatahilah di kota tua

Perjalanan ini menyenangkan
Mari kita mulai
Sendiri
Perjalanan
Tidak harus jauh
Tidak diam sudah cukup

Jakarta, 25 Agustus 2018

Jumat, 24 Agustus 2018

Selamat Pagi Debu Kota

Pagi-pagi sekali aku bangun
Aku lanjutkan tidur
Aku buat dosa pagi-pagi sekali

Ketika matahari sudah menyinari
Aku menatapnya, melawan cahayanya
Silau saja yang ku dapat

Ku lihat awan berdebu
Ku hirup udara berdebu
Ada apa dengan tempat ini

Terdengar suara pesawat melintas
Sering
Kemana pesawat itu pergi
Aku ingin terbang

Kicau burung masih terdengar
Cuma "kokok" ayam tidak pernah ku dengar lagi
Aku yang merindukan suara malam
Jangkrik di pematang sawah

Lain makna disetiap kata
Ada yang kutuju disetiap tanda
Sebentar lagi sepertinya aku "gila"

Selamat pagi debu kota

Jakarta Selatan, 24 Agustus 2018

Lama

Lama sudah aku tidak menulis
Siapa yang akan membaca
Entah
Kutulis saja

Hari ini banyak sekali aku baca berita
Seperti biasa
Begitu banyak luka yang tertinggal
Namun obat luka tidak terhingga harganya
Yang "kaya" yang bisa mengobatinya

Jakart Selatan, 24 Agustus 2018

Jumat, 17 Agustus 2018

73 Tahun Mu

Semakin aku dekat denganmu semakin aku tidak bisa berbuat untukmu
Hari ini istimewa bagimu
73 tahun sudah merdeka

Aku bangga

Jakarta Selatan, 17 Agustus 2018

Selasa, 07 Agustus 2018

Menjaga

Aku menjaga tetap utuh
Tidak ingin merusak
Harapan saja

Tapi kau malam terus mendekat
Aku nekat
Aku siap masuk jurang

Biar aku sendiri saja kini
Nanti aku akan datang
Jangan siksa diri sendiri
Aku benar mencintai

Jakarta Selatan, 7 Agustus 2018

Selasa, 17 Juli 2018

Pohon Pisang

Tanam satu
Tumbuh banyak
Diambil daun
Diambil buah
Batangnya juga

Sejuk sepertinya dekat saja
Duduk menatap debu kota
Melihat awan yang tidak putih
Melihat gedung tinggi
Melihat burung terbang

Masih terdengar burung berkicau
Bunga suara pesawat
Memang benar burung
Suasana tenang

Jakarta Selatan 17 Juli 2018

Senin, 16 Juli 2018

Terasa Jauh


Ini tentang kata orang
Kata orang untuk apa pergi
Jika sudah disini
Kata orang bodoh sekali meninggalkan yang sudah ada lalu mencari yang belum pasti

Kata orang
Menghabiskan waktu
Kata orang
Sia-sia saja
Kata orang
Tidak berguna
Kata orang
Hina

Dulu
Hati luka
Kini hati mulai menyembuhkan luka

Kata orang
Ya masih kata orang

Tulikan saja telinga kawan

#ibp_perjalanan

Selasa, 10 Juli 2018

Ingat Kau ?

Ingat kau?
Dulu aku menulis
Tentangmu dan tentang inginku

Sudah hampir sampai
Pada bait akhir

Coba baca lagi
Semoga bait akhir itu nyata

Jakarta Selatan, 10 Juli 2018

Hancur Sudah Aku

Maafkan aku umak
Sudah menjadi anak yang tidak baik
Doakan saja aku mati cepat
Biar tidak ada malu kelak

Maafkan aku umak

Jakarta Selatan, 10 Juli 2018

Jatuh Lagi Bodoh Lagi

Sudah gila aku
Tidak benar ini
Jelas, bahkan sangat jelas

Hancur sudah diri
Mati saja aku

Inikah aku
Bukan

Mati saja aku

Akan datang badai besar
Kapal akan karam
Kapal sudah rusak
Sudah banyak bocor

Tenggelam saja lalu mati
Mati lebih baikkah?

Aku sudah muak

Jakarta Selatan, 10 Juli 2018

Sabtu, 07 Juli 2018

Ingat Gadis

Ingat gadis hitam dipematang sawah
Hitam kecil lincah
Malu-malu berjabat
Dulu

Sudah besar dia sekarang
Sudah banyak yang dia pikirkan

Sehat selalu gadis dipematang sawah

Jakarta Selatan, 7 Juli 2018

Minggu, 01 Juli 2018

Aku Menunggu Hujan Ibu Kota

Ibu kota
Jakarta
Bukan banjir yang ku tunggu
Sebab setiap hujan beberapa dataran banjir

Hujan ibu kota
Sepertinya lama disini
Terus tidak berhenti dengan itu saja
Ingin berjalan lagi
Sudahkah ada yang menahan langkah untuk bergerak

Aku menunggu hujan ibu kota
Berharap bisa kembali

Jakarta Selatan, 1 Juli 2018

Sabtu, 30 Juni 2018

Kalau Kita Menikah

Kalau kita menikah
Siap kamu bahagia
Kalau kita menikah
Siap kamu sedih

Kalau kita menikah
Siap kamu senang
Kalau kita menikah
Siap kamu susah

Kalau kita menikah
Siap kamu berpindah rumah
Kalau kita menikah
Siap kamu membangun rumah

Kalau kita menikah
Siap kamu melihat aku
Setiap pagi
Setiap siang
Setiap malam

Kalau kita menikah
Siap kamu punya anak
Cepat
Lambat

Aku sudah siap
Kalau kita menikah

Jakarta Selatan, 30 Juni 2018

Kamis, 14 Juni 2018

Tulis Tari

Ini...
mematahkan hati..
Menghadapi mata_mata bening itu..
Ini mungkin akan menjadi hari yg paling buruk...
Ini bisa jadi kesulitan terbesar untuk mereka..
Disini semua semakin jelas bahwa kubangan itu sama...
Kotor dan penuh permainan hewan tak berakal...
Nurani berontak saat suara seketika menciut ditelan doktrin-doktrin kemunafikan....
Mulut-mulut itu dg bebas berucap serapah
Tertawa dan menang dg argumennya...
Mata-mata  buta itu...terlihat berdamai dg kepicikan...
Otak -otak kosong itu...terlalu naif
Memperkecil kemungkinan yg besar...
Membenarkan yang salah...
Dan membunuh yang seharusnya tidak "mati"....
^kecewa^

Sabtu, 02 Juni 2018

Untuk Seseorang

Air
Ingin aku minum
Ragu datang juga

Ya
Aku mengerti kenapa ada ragu

Untaian
Namamu bersama hembusan nafasku
Tidak berhenti
Aku mengerti inginmu
Inginku
Aku mengerti inginku
Namamu bersama hembusan nafasku

Rasa
Akan aku coba untuk lebih dekat
Satu menit saja sudah cukup
Aku akan memandangmu

Indah
Nyaman
Damai
Aman
Hariku denganmu

"Z"

Kamu
Aku sedang dalam perjalanan
Mampukah aku sampai padamu
Untuk apa semua ini

Ingin
Nanti kau akan mengerti
Goresan kecil dihatiku
Itu benar namamu
Namamu memang benar ada dihatiku

Sulit
Untuk menghilangkan tentu tidak mudah
Lihat saja pelangi
Indahkan
Tetap indah dari segala arah

Entah
Nanti kita akan bertemu
Takut kau akan pertemuan itu
Aku tidak
Hariku terasa bahagia

Pantai
Aku akan ajak kau ke pantai
Nanti disana aku pegang tanganmu
Tapi kalau tidak boleh
Aku pegang saja angin
Inginku sederhana

Tumbuh
Untukmu rasa itu ada
Malam selalu terbayang dirimu
Bercerita aku kepadamu
Untuk apa
Haruskah itu terus terjadi

Aku
Kau
Untuk bersama

Rumah
Untuk kita
Menetap berdua
Ada anak-anak
Khayalku tentang rumah

"I"

#ibp_perjalanan_untuk_seseorang

Kamis, 31 Mei 2018

Membayangkan

Sudah sangat jauh aku membayangkan
Kita duduk bercerita
Melewati musim hujan
Melewati musim panas

Sesekali aku tertawa
Tidak seperti ini sebelumnya
Sepertinya akan sangat sakit jika terjatuh

Melukis kamu dalam ingat
Sudah bisa
Jika yang kutunggu hanya bahagia
Tidak adil rasanya

Akan ada masanya sedih terasa
Pulang dan membawamu
Pulang dan kau menahanku
Sama saja
Jika jodoh
Aku ingin kita dekat
Allah sudah mengatur segalanya

Jakarta Selatan, 31 Mei 2018

Selasa, 29 Mei 2018

Masih Ada Jangkrik

Krik krik krik krik krik
Kira-kira begitulah kalau ditulis bunyinya
Masih ada jangkrik di kota yang sibuk ini
Biasanya aku dengar dikampung dulu

Kau tahu malam disini
Benar tidak yang kulihat
Aku hanya menuliskan

Aku melihat merek duduk dipinggir jalan itu
Bergantian
Tidak lama
Beberapa mobil berhenti
Ada sesuatu yang diberikan

Hujan dan panas
Aku tak tahu apakah mereka tak punya tempat
Tapi kenap mereka tidak berteduh saja disini

Berharap pada hujan mereka?
Berharap panas memberikan sesuatu
Belum banyak yang bisa kulakukan
Aku sendiri dan melihat

Jakarta Selatan, 29 Mei 2018




Melihat Bulan Melihat Pelangi

Aku melihat bulan malam ini
Enam puluh derjat
Kurang lebih seperti itu posisinya
Aku duduk diarah barat
Melihatnya seperti naik dari timur

Aku takut salah menuliskan

Jarak sebenarnya bukan jauh
Kita masih dalam batas yang sama
Setiap hari aku dengar pesawat lewat
Ingin aku ikut
Namun belum juga kesampaian

Kau tau pelangi
Aku menunggunya malam ini
Dulu pernah aku melihat
Pelangi melingkari bulan
Aku melihat bulan
Aku melihat pelangi
Sudah lama tidak

Jakarta Selatan, 29 Mei 2018

Minggu, 13 Mei 2018

Menelfon Lama

Sudah lama aku tidak berbicara lama
Terakhir itu di tahun 2012
Sekarang pokoknya bahagia
Karen sudah lama tidak merasakan

Selamat malam
Sudah itu saja yang ingin saya sampaikan
Akhirnya nanti ya terserah
Aku siap

Jakarta Selatan, 13 Mei 2018

Sabtu, 21 April 2018

Untuk Sarjana Guru

Wisuda
Lalu apa
Apakah kau bingung
Atau kau santai saja
Atau kau bangga
Atau kau tak mengerti apa yang terjadi

Wisuda
Apa kau berpikir setelah wisuda kemana
Apa kau takut tidak tahu harus kerja dimana

Kau sarjana guru
Jadi kau bisa hidup dan menghidupi dimana saja

Saya Rasa Seorang Guru

Saya rasa
Tidak seharusnya seorang guru takut berjalan jauh
Tidak seharusnya seorang guru bingung
Apa yang mau saya kerjakan
Saya rasa begitu

Saya rasa
Cukup waktu yang dulu
Waktu diajarkan bermacam-macam hal

Saya rasa
Guru bisa hidup dimana saja
Guru bisa hidup dan menghidupi dimana saja
Saya rasa guru tidak penakut

Kamis, 05 April 2018

Antara Hati dan Prambanan

Aku ingin mengajakmu
Tidak berdua saja kita pergi
Tapi bersama keluargamu dan keluargaku
Saat ini aku belum sanggup

Antara hati dan prambanan
Sudah pernah aku merasakan rasa yang seperti ini
Sudah beberapa aku merasakan hasil yang sama
Tapi aku tidak pernah takut mengulang lagi
Aku sudah siap dengan segala kemungkinan terburuk

Tentu waktu tidak akan berhenti
Semua orang akan terus berubah
Semua tidak akan teras sama
Seorang diri aku sudah biasa
Mendengar lagu
Menulis puisi saja
Kadang menulisa cerita yang satupun sampai hari ini tidak selesai

Prambanan
Kisah seribu candi yang tidak selesai dan berakhir luka
Sama dengaN kisah-kisah yang kutulis
Tak pernah selesai
Sama dengan puisi ku yang berakhir luka

Kini sebenarnya aku biarkan saja
Aku tidak memaksa
Antara hati dan prambanan
Aku ingin dekat tapi aku ingin pergi jauh

Jakarta Selatan, 5 April 2108

Aku dan Mengingat

Tidak jauh sebernarnya 
Tidak juga lama sebenarnya
Ditahun-tahun dulu kita pernah bertemu
Aku hanya malu untuk menyapamu
Aku hanya takut kau tak melihatku
Aku dan mengingat

Tempat yang indah
Mengingatmu selalu didepan
Waktu itu masih sekolah dasar
Kau salah satu dari beberapa orang yang pernah maju kedepan
Sedangkan aku hanya duduk paling belakang
Aku dan mengingat

Saar disekolah menengah kita pernah sekelas
Tapi tidak sampai tamat
Aku sudah di pindahkan ke kelas lain 

Aku dan mengingat
Tiba-tiba kau menghilang 
Terdengar kabar kau sekolah keluar
Tidak jauh sebenarnya 
Namun waktu itu aku sempat kehilangan
hahahahahah

Aku dan mengingat


Jakarta Selatan, 5 April 2018

Selasa, 03 April 2018

Perjalanan Sendiri

Perjalanan sendiri
Dulu ini bukan tentangmu
Namun pelan - pelan sekarang ini tentangmu

Tidak banyak perbendaharaan kata ku

Seperti biasa
Aku siap patah, siap hancur, tapi tidak pasrah
Hari ini sabtu akhir maret 2018
Aku duduk sepuluh menit di borobudur
Memandang candi memikirkan mu
Apa mau kau "kesini" denganku
Atau aku "kesana" dekat dengan mu
Apa kau mau "jauh"
Atau aku "mendekat" padamu
Atau kau akan benar patahkan aku

Memang berharap selalu pada tuhan
Jika pada manusia
Jelas aku harus siap kecewa

Perbendaharaan kataku sedikit saja

Pagi sekali aku sampai di prambanan
Menyenangkan sampai disini
Lelah, haus, lapar
Aku melihat sepeda
Sepertinya menyenangkan bersepeda
Mengelilingi prambanan bersamamu

Aku tersenyum
Kau tahu kisah tentang prambanan
Aku mau mencoba
Bukan seribu candi yang aku buat
Tapi seribu puisi akan ku tulis untukmu
Aku tersenyum
Aku sedang sendiri
Menatap prambanan dari jauh

Sampai aku diperjalanan pulang
Tapi tidak akan bertemu denganmu
Tiba aku di jakarta
Ingin lanjut ke sumatera
Tapi aku belum punya-apa apa
Perbendaharaan kata ku belum seberapa
Aku masih menata
Tidak punya apa-apa

Lagu yang ku dengar pagi ini dihari kedua dalam April
Aku memaksa
Agar jelas jawabannya
Batu juga diam, kau kan bukan batu
Aku merasa kau tau lagu itu

Jakarta Selatan

Untuk Refmi Yulina

 Setiap orang punya "jalannya"
Ciptakan jalan mu
Jangan sampai membusuk dalam ingin saja
Jadilah "aku sudah" dalam banyak kisah
Tidak harus semua
"Ingat"
Setiap orang punya "jalannya"
Ciptakan jalan mu
Jangan sampai membusuk dalam ingin saja

Selamat pagi
#ibp_perjalanan

Jakarta Selatan, 3 April 2018

Terima kasih sudah mengingatkan aku tentang ibu Indonesia


Jika kau tak tahu Syariat Islam
Dan Yang kau tahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Aku juga merasa begitu, meski aku hanya sedikit tahu tentang syariat islam
Lebih cantik dari cadar
Jika kau bilang lebih cantik dari cadar tentu aku setuju
Sebab cadar yang aku tahu hanya penutup agar matamu saja yang telihat oleh ku
Gerai tekukan rambutnya suci
Jika kau katakan gerai tekukan rambutnya suci, Sesuci kain pembungkus ujud tentu aku juga setuju
Sebab tekukan rambut ibu indonesia yang kau katakan memang selalu dijaga bermacam cara menjaganya, tidak sama di setiap pelosok bangsa 
Jika kau katankan Rasa ciptanya sangatlah beraneka dan Menyatu dengan kodrat alam sekitar tentu aku juga setuju
Begitu banyak hasil cipta karya ibu indonesia, hanya saja tidak semua orang mengakui itu
Jika kau katakan Jari jemarinya berbau getah hutan dan Peluh tersentuh angin laut
Maaf aku tidak sependapat denganmu, coba kau bau lagi semua jari – jemari ibu indonesia, akan lebih banyak bau yang akan kau temukan


Jika kau mengingatkan aku uintuk melihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanku semakin asing, Supaya aku  dapat mengingat, kecantikan asli dari bangsaku
Tentu aku berterima kasih kepadamu, saling mengingatkan itu penting menurutku, kadang aku juga bisa lupa akan bangsaku
Aku tentu ingin melihat yang cantik,tapi aku tidak ingin menjadi cantik, aku ingin menjadi sehat, aku ingin berbudi berbudi, dan sangat ingin menjadi  kreatif
Aku sudah di duniaku, di bumi Ibu Indonesia

Jika kau benar tak tahu syariat Islam
Dan Yang kau tahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok dan lebih merdu dari alunan azan
Tentu aku hanya bisa tertawa saja
Aku tahu kegelisahanmu
Kau katankan Gemulai gerak tarinya adalah ibadah, Semurni irama puja kepada Illahi
Kau katakan Nafas doanya berpadu cipta, Helai demi helai benang tertenun, Lelehan demi lelehan damar mengalun, Canting menggores ayat ayat alam surgawi
ya memang begitu dari dulu, aku meraskan itu

Pandanglah Ibu Indonesia
Tentu aku akan pandang ibu indonesia
Jangan kau harap pandanganku semakin pudar
Pandangku tidak akan pudar karena kau sudah mengingatkan aku
Hingga aku dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsaku
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.
Aku tahu

Terima kasih sudah mengingatkan aku tentang ibu Indonesia

Jakarta Selatan, 3 April 2018

Selasa, 27 Maret 2018

SAYA DAN TIBA - TIBA

tiba - tiba saya disini
tiba - tiba saya pergi
tiba - tiba saya disana
tiba - tiba saya kembali
tiba - tiba saya pergi lagi

tiba - tiba saya lelah
tiba - tiba saya kuat
tiba - tiba saya lapar
tiba - tiba saya selesai makan
tiba - tiba saya suka
tiba - tiba saya tinggalkan
tiba - tiba saya berpikir
tiba - tiba saya yang tertinggal 
tiba - tiba saya luka
tiba - tiba saya berdarah
tiba - tiba saya sakit
tiba - tiba saya bisa
tiba - tiba saya bingung
tiba - tiba saya merasa
bersambung

Jakarta Selatan, 27 Maret 2018

Minggu, 25 Maret 2018

Rindu

Rindu kampung
Rindu itu obatnya pulang
Rindu seseorang
Rindu itu obatnya bertemu
Rindu kenangan
Rindu itu obatnya menciptakan kenangan
Rindu tuhan

Namun
Jika rindu itu diobati hati akan sakit
Akan ada yang menjadi kenangan
Akan ada yang ditinggal
Akan ada yang sulit kembali

Jadi rindu tak usah dikasih obat
Biarkan saja
Lama-lama dia akan menjadi obat penenang

Jakarta Selatan, 25 Maret 218

Selasa, 13 Maret 2018

Aku Mencinta

Benar aku mencinta
Sering aku bertanya
Tapi belum berjumpa juga
Benar ku merasa ingin
Ingin dekat
Ingin kenal
Tapi beberapa orang tidak menanggapi sedikitpun saat aku menyapa
Hanya ingin menyapa
Namun ada beberapa yang bahkan sudah mencinta

Aku laki – laki dari kampung
Sedang menata untuk hari depan
Berjuang bersama bantuan tuhan

Aku jatuh cinta
Sering aku jatuh cinta
Pada perempuan – perempun desa
Aku dari dulu
Sudah lama ingin tidak sendiri
Tapi takdir sudah ditetapkan

Terdiam

Jakarta Selatan, 13 Maret 2018

I Know That I am Not Alone

Saat aku bersedih
Aku ingin menangis
Menangisku ingin ditemani
Aku ingin memeluk
Ingin bersandar

Saat aku bersedih
Aku butuh dipeluk

Jakarta Selatan, 13 Maret 2018

Minggu, 11 Maret 2018

Perempuan Membalas

Bahagia

Jakarta Selatan, 11 Maret 2018

Berkabar Berita

Hai perempuan pagi yang sedang memasak
Aku kira kau memasak nasi di dinding
Atau memasak air di dinding
Ternyata kau memasak gulai di api

Perempuan pagi berkabar berita aku denganmu
Aku sedang merasa bahwa aku mulai ingin dekat
Mungkin kau tidak

Lalu biarlah angin berhembus
Badai tidak mengapa
Asalkan jika bersama di dekatmu

Namun tidak untuk kembali cepat berdua di pelaminan

Biarlah hujan
Lalu panas
Atau biarlah panas
Lalu hujan
Akan ada pelangi juga nantinya
Namun akan ada yang semakin menjadi tua
Ada yang akan rapuh

Biar saja petir
Tetaplah bahagia

Jakarta Selatan, 11 Marer 2018

Mengungkapkan Benarkah Ini Cinta

Setiap ciptaan tuhan memiliki rasa
Begitu juga aku
Aku memilikinya
Berbagai rasa

Ad satu rasa yang aku curiga
Rasa cinta
Aku curiga rasa cinta hanya untuk sementara saja
Habis manis sampah akan dibuang
Kira-kira begitulah rasa cinta

Namun aku ragu mengambil kesimpulan
Sebab ad rasa cinta yang belum hilang
Belum ku buang

Hari ini di jakarta
Aku jatuh cinta
Banarkah ini rasa cinta

Ingin aku mengungkapkan
Tapi sayang
Aku tak sanggup untuk kembali pulang

Jakarta Selatan, 11 Maret 2018

Kamis, 08 Maret 2018

Indonesia

Ada yang makan nasi
Ada yang makan jagung
Ada yang makan sagu

Yang makan nasi tetaplah makan nasi
Jangan paksa yang makan jagung maka nasi
Jangan paksa yang makan sagu makam nasi

Atau
Coba kau makam jagung, enak tidak
Coba kau makan sagu, enak tidak
Jangan kau tapi sawit saja
Sawit hanya membuat pemilik modal besar semakin kaya
Rakyat akan sengsara

Memang menerima uang setiap bulan
Tapi anak cucu nanti mau makan apa
Tanah sudah tidak bisa tanami apapun lagi

Merampas memang sudah biasa
Kecewa juga biasa
Marah sudah tidak bisa

Pada siapa

Tak usah kau paksa tanam padi di lahan jagung
Tanam saja jagung disana
Tak usah kau tanam padi di lahan sagu
Tanam saja sagu sebanyak-banyaknya
Memang butuh waktu lama hasilnya
Jangan pula lahan padi ditanami sawit
Apa lagi semua lahan ditanami sawit

Mau makan apa

Ini Indonesia
Bermacam ragam ada
Jaga

Jakarta Selatan, 8 Maret 2018

Purnama Tidak Berwarna

sudah lama aku sendiri
pernah aku menulis aku masih sendiri
bahkan sering
kenapa begitu, sebab memang merasa sendiri

purnama pertama di januari 2018
tidak berwarna
kenapa
aku bingung
akan aku selamanya seperti ini
banyak luka yang sudah aku obati
namun aku jatuh dan terluka lagi

perjalanan jauh melewati selat
terasa lama namun ternyata sudah memang lumayan lama

entah apa yang aku tulis
tapi ini hari aku meras sendiri
sunyi tempat ini
melihat beberapa hal tetang yang telah lalu
aku merasa aku sendiri

purnama tidak berwarna
tidak kulihat

Jakarta Selatan, 8 Maret 2018

Minggu, 04 Maret 2018

Hujan Lagi

Ini tentang hujan
Air akan membasahi
Apakah kita akan mandi hujan
Rindu sangat masa itu
Waktu masih kecil dulu

Menunggu hujan
Melihat hujan
Tapi belum
Tapi sudah gelap, bukan malam
Matahari sudah tertutup awan

Dulu tertawa ada hujan
Hari ini tidak
Sepatu masih basah

Jakart Selatan, 4 Maret 2018

Sabtu, 03 Maret 2018

Takut

Kembali melakukan
Bagaimana supaya tidak lagi
Haruskah aku pindah dari kota ini
Hancur semakin hancur

Jika memang tuhan ingin aku mati

Jakarta Selatan, 3 Maret 2018

Biar Aku Pergi Jauh

Biar saja pergi jauh
Jangan tahan langkah ini
Bukan aku tidak sayang
Tapi memang seperti ini aku

Tidak ada kabar
Sering lupa bahkan
Jangan bersedih ayah
Sejauh apapun aku
Akan kembali juga nanti
Tapi nanti

Tidak jelas kapan pasti
Sebab tuhan sudah mengatur perjalanan
Aku takut sebenarnya
Tapi aku tetap terus bergerak
Biarlah angin dingin menusuk terasa sampai tulang

Aku sedang membangun tempat

Jakarta Selatan, 3 Maret 2018

Jumat, 02 Maret 2018

Bukan ditinggal, Mengingat

Bukan ditinggal hatiku
Tapi aku yang tak bisa mengikuti ketika dia pergi
Langkahnya terlalu cepat
Sedangkan aku masih pelan

Masih terasa saat itu
Sangat jelas malam itu
Pinggiran jalan yang disana
Tempat aku berkata
Aku menyerah
Silahkan lanjutkan perjalanan

Kenapa begitu
Karena aku yang ingin
Jika tidak mesti akan masuk terlalu jauh

Jakarta Selatan, 2 Maret 2018

Rabu, 28 Februari 2018

Amelia Fitri

Terimakasih Amelia Fitri
Selalu ingat kau aku dilahirkan hari ini
Rasanya bahagia ketika aku memang menunggu lalu tiba-tiba kau datang
Tidak kau yang langsung datang
Tapi pesan
Lama kita tidak saling berbicara
Pernah berjumpa
Tapi beberapa detik saja
Kau tersenyum
Akupun juga
Berharap aku kau akan menjadi...... kelak
Namun hari ini semua akan terasa tidak mungkin terjadi
Sebab aku semakin menjauh dan ingin menjauh
Sebab hati hendak berjalan sangat jauh
Amelia Fitri
Kelak nanti kita berjumpa
Marilah kita bercerita
Pagi ini aku bahagia
Selamat ulang tahun Ameliaku

10-10-2017

Selasa, 27 Februari 2018

Mengingatkan Diri

saling mengingatkan
terbiasalah untuk hari-hari yang akan datang
beberapa orang akan terlihat
semakin cantik
semakin lucu
semakin menggemaskan
di potret saja
dan
terbiasalah untuk menerima
tidak ada yang sempurna pada setiap manusia
jangan kecewa ketika tidak sama
siaplah untuk segala kemungkinan

Jakarta Selatan, 27 Februari 2018

Sabtu, 24 Februari 2018

Sakit Gigi

Jika gigi ini dicabut dan sakitnya hilang saya mau
Sakitnya tidak menyenangkan
Harus mengeluarkan uang banyak untuk itu
Haruskah dilakukan

Biarlah
Gigi ini sakit
Biarlah
Aku tahan saja
Aku sanggup menahan ini semua

Jakart Selatan, 24 Februari 2018

Semua

Semua tidak harus seperti yang kita harapkan
Kadang kita ingin terbang
Tapi kita tidak punya sayap seperti burung
Naiklah pesawat

Jadi hidup tidak bisa sendiri-sendiri
Tuhan menciptakan banyak manusia  agar kita saling bahu-membahu untuk hidup di buminya

Kadang kita ingin uang banyak
Tapi Tuhan tahu apa yang kita butuhkan
Tuhan akan memberikan apa yang kita butuhkan saja
Apa yang baik saja

Kadang kita saja yang menilai itu tidak baik untuk kita

Bersyukurlah
Apapun yang kita dapatkan jangan lupa bersyukur
Jika tidak kita akan tetap sangat merasa kekurangan

Ini bukan tentang uang saja
Ini ini tentang semua hal
Jadilah manusia

Jakarta Selatan 24 Februari 2018

Kamis, 22 Februari 2018

Jam

Ada saja waktunya kau ingin ini, ingin itu
Sebab puas itu jelas tidak cepat kau rasa
Melihat ini kau ingin
Melihat itu kau ingin
Mendengarnya saja kadang kau ingin

Lapar
Bukan perut saja yang lapar
Setidaknya demikian

Tidakkah kau sudah mendapatkan
Bersyukurlah
Sudah berkali-kali bukan
Hanya itu yang kurang

Tidak usahlah berputar
Biarkan jarum jam saja
Memang kau bisa berputar ke timur
Sedangkan banyak orang berputar ke barat

Nikamtilah perjalanan

Jakarta Selatan, 22 Februari 2018

Minggu, 18 Februari 2018

Seperti

Sudah terlalu jauh
Berhenti
Kenapa
Berkecamuk

Ingin kita akhiri
Aku
Menggantung luka
Tidak bisa aku seperti ini
Harus sudah ada yang menemani

Berteriak yang tidak terdengar
Alangkah bodohnya aku
Jatuh lagi pada lobang yang sama
Persis sama

Mata tidak buta
Tapi sepertinya hati sudah melupakan segalanya
Perbaiki diri
Esok akan mati

Seperti daging busuk

Jakarta Selatan, 18 Februari 2018

Minggu, 11 Februari 2018

Sabar

Sabar dan bersabarlah
Kiamat juga akan datang tampa kau minta
Ada pelangi
Tentu bukan karena kau minta

Sabar dan bersabarlah
Luka akan sembuh
Jangan lupa obatnya

Hari ini kau merasa terpuruk
Hari ini kau merasa jatuh
Apa kau merasa lelah
Apa kau sedih
Sabar dan bersabarlah

Malam akan tetap tidak ada matahari
Tunggu saja pagi
Tidak bisa tidur kau malam
Bangun saja sampai mengantuk
Akan ada waktunya, apa saja

Menangislah, tapi berhenti
Kau akan merasakan
Apapun itu, sabar dan bersabarlah
Jangan pasrah
Tetaplah berusaha yang terbaik
Kau akan menjadi juga

Jakarta Selatan, 11 Februari 2018

Sabtu, 10 Februari 2018

Malam Pertama

Tidak
Ya tidak pernah aku sendiri
Sendiri seperti ini
Dikamar ini, kamar baru 900 ribu

Semoga ini langkah yang baik
Maaf jika sempat ada salah
Aku ingin sendiri
Sebab lepas
Tidak terikat emosi

Jakarta Selatan,10 Februari 2018

Jumat, 09 Februari 2018

Sebentar Lagi

Jangan heran jika nanti kau temukan
Sebab sudah biasa dicontohkan
Saat kau sapa dengan senyuman
Diam saja yang akan kau dapatkan
Sabab kau berdebu

Sedih boleh, dendam hilangkan saja
Sebab nanti ada masanya
Saat kau diam tidak menyapa
Orang-orang akan bertanya, kenapa?
Kenapa dia tidak menyapa
Kenapa tidak tersenyum

Sebenarnya bukan itu yang ingin disampaikan
Setiap 5 tahun akan ada reformasi
Hati-hati yang sedang berada di pohon tinggi
Hujan badai datang silih berganti
Sebentar lagi tiba

#ibp_perjalanan_sudah_senja_sekarang

Jakarta Timur, 9 Februari 2018

Selasa, 06 Februari 2018

Budi Mati

"Budi" sudah tidak ada lagi
Ibu "Budi" sekarang jadinya bersedih
Ayah "Budi"  juga tidak bisa menahan perih
Istri "Budi" menangis
Anak "Budi"........
Anak "Budi" Belum Lahir
"Budi" sudah mati
Semua keluarga "Budi" luka, tapi tidak ada darah mengalir

Dulu "Budi" dikenal
"Budi" dikenal hingga pelosok negeri
Sekarang "Budi" tinggal kenangan
Ya..... ini "Budi", ini "Budi", ini budi

"Budi" sudah mati
Ya "Budi" sudah mati
Semua akan mati, "Budi"

#ibp_perjalanan
#jangan_takut_jadi_guru
#rindu_jadi_guru

Minggu, 04 Februari 2018

Coba Hentikan

Aku pergi
Tidak ada yang menghentikan
Memang itu yang aku inginkan

Masih tidak jauh aku
Namun satu selat sudah aku lewati
Ingin melewati puluhan bahkan ratusan atau mungkin ribuan selat
Bisa lebih banyak lagi

Ingin nanti kau melihat menengadah
Ini aku
Lelaki yang pergi sendiri

Jakarta Timur 4 Februari 2018

Judul

Pernah aku mencoba untuk meninggalkan
Diam aku dalam keheningan
Meneteskan air mata
Manahan kepedihan

Mungkin terpikirkan untuk menghancurkan saja hidup

Ingin aku pergi ketempat yang sangat jauh lagi
Melupakan sedih
Menghilangkan perih

Masih dekat rasanya ini
Masuk saja aku kedalam samudera biar aku bisa tidak bernafas lagi
Atau bisa aku hidup disana bersama ikan

Lama tertanam bayangan itu
Teringat apa yang sudah pernah terjadi
Tentu cukup sudah aku merasakan masa itu

Sudah berkali-kali aku selalu singkirkan
Hanya saja aku memang tidak pernah mampu melupakan yang seperti itu

Berarti hidupku ini
Apa yang kulakukan
Sudahlah
Apakah ini akhir dari perjalanan

Jakarta Timur, 4 Februari 2018

Sabtu, 03 Februari 2018

Dipukul dan Dibunuh

Guru bukan lagi untuk digugu dan ditiru

Guru untuk dipukul
Guru untuk dibunuh

Guru yang belum dipukul
Adalah guru yang akan masuk penjara pak polisi berhari-hari bahkan sampai ribuan hari

Guru yang belum dibunuh
Adalah guru yang akan mati sendiri
Mati kelaparan sendiri

Jakarta Timur, Ciracas, 3 Februari 2018

Ingat Dulu

Dulu belasan tahun yang lalu
Saat itu berdiri
Mau ditelanjangi oleh guru
Namun tidak ada marah dihati
Tidak pula dendam
Malah aku tertawa malu
Mungkin waktu itu aku tahu sebab

Dulu belasan tahun yang lalu
Saat aku sedang duduk
Kapur tulis melayang ke kepala ku
Namun tidak ada marah dihati
Tidak pula dendam
Malah aku duduk terdiam malu

Dulu belasan tahun yang lalu
Waktu aku berdiri
Baju putih ku diberi hadiah goresan tinta
Tidak marah
Tidak dendam
Aku malu, sadar akan kesalahan

Dulu belasan tahun yang telah berlalu
Aku rindu

Hari ini
Luka hati ku
Hancur paru-paru ku
Rusak jantung ku
Habis air mata ku
Pecah lambung ku
Patah tulang ku
Kaku lidah ku
Sulit bernafas aku

Luka hati ku
Sulit bernafas aku
Patah tulang ku
Habis air mata ku
Pecah lambung ku
Kaku lidah ku
Rusak jantung ku
Hancur paru-paru ku

Hanya terdiam aku
Guru bukan untuk dipukul
Guru bukan untuk dibunuh

Jakarta Timur, 3 Februari 2018

Jumat, 02 Februari 2018

Memulai Untuk Jatuh Cinta Lagi

Jatuh cinta lagi saya
Benarkah ini rasa
Setidaknya begitulah yang terasa
Ya rasa tidak ingin jauh

Aku tidak bisa menyinpan rasa
Aku terbiasa mengungkapkannya
Rahasia tidak bisa aku

Sekarang aku sedang merasa tidak ingin jauh dari dia

Jakarta Timur 2 Februari 2018

Minggu, 28 Januari 2018

Takdir Hidup

Hidup kita sudah ada takdir masing-masing
Jadi apa kita sudah ada takdir
Ada yang jadi petani
Ada yang jadi pedagang dan jadi yang lain-lainnya
Bahkan ada yang jadi presiden

Namun untuk mencapai takdir itu kita juga sudah ada takdir
Ada yang mudah
Ada yang biasa saja
Atau bahkan ada yang sulit

Bersabar itu harus
Berusaha itu sangat penting
Jangan berhenti

Jakarta Timur, 28 Januari 2018

Jumat, 26 Januari 2018

Kemana

Kemana aku akan pergi
Mulai bosan
Ingin rasanya berjalan
Melanjutkan perjalanan
Tapi kemana ku harus pergi

Ada yang aku tunggu
Tapi belum juga sampai saat ini
Saat telfon berbunyi cepat aku melihat
Berharap itu panggilan untuk datang

Tidak ada penyesalan
Sebab sudah tentu ini ditakdirkan
Apakah aku harus menunggu
Berapa lam ku menunggu
Menununggu itu tidak menyenangkan

Jakarta Timur, 26 Januari 2018

Kamis, 25 Januari 2018

Untuk Lagu

Setelah aku pergi menjauh
Menyeberangi selat sunda
Sudah tak kurasakan lagi
Rindu padamu oh adinda

Kini ku mulai mencoba lagi
Mencari pengganti mu adinda
Semoga kutemukan wanita
Di kota ini

Yang mencintai sepenuh hati
Yang bisa ku ajak berlari
Yang tak berhenti untuk pergi
Yang tak meninggalkan ku sendiri
Disini

Setelah sekian lama menjauh
Kini ku mulai jatuh cinta
Kepada seorang wanita  berkaca mata

Semoga cinta sepenuh hati
Semoga bisa ku ajak lari
Semoga tak berhenti  untuk pergi
Somoga tak meninggalkan aku
Sendiri

Jakarta Timur, 25 Januari 2017

Sabtu, 20 Januari 2018

Daftar

Ada dua yang harus aku beli
Pertama adalah Gitar
Gitar akan menemaniku bernyanyi
Gitar akan menjadi teman setiaku
Kedua Kamera
Kamera untuk mengabadikan perjalananku

Diluar dari itu tak perlu rasanya aku beli
Tapi kapan

Jakarta Timur, 20 Januari 2018

Aku Rasa

Sepertinya bukan kamu
Namun mari kita jalani
Adakah pertemuan nanti
Tidak ada yang bisa memastikan
Bisa bersama atau tidak

Akankah menjadi biasa atau menjadi luar biasa
Sepertinya bukan kamu
Kalau bukan kamu lalu siapa

Sepertinya aku mula merasa
Aku rasa aku mulai suka
Bukam pada pandangan pertama

Jakarta Timur, 20 Januari 2018

Jumat, 19 Januari 2018

Mudah

Begitu saja aku tergoda
Harus berhati-hati
Harus kuat
Lupakan semua
Berjalan saja

Jangan menetap lama disatu tempat
Lanjutkan perjalanan
Bukahkah masih banyak yang ingin di datangi

Pergilah jauh
Jangan buat lagi salah itu
Cukup
Itu tidak baik
Mudah sekali kau tergoda

Jakarta Timur, 18 Januari 2018

Mudah

Begitu saja aku tergoda
Harus berhati-hati
Harus kuat
Lupakan semua
Berjalan saja

Jangan menetap lama disatu tempat
Lanjutkan perjalanan
Bukahkah masih banyak yang ingin di datangi

Pergilah jauh
Jangan buat lagi salah itu
Cukup
Itu tidak baik
Mudah sekali kau tergoda

Jakarta Timur, 18 Januari 2018

Sederhana Saja

Perjalanan tidak harus cepat

Jakarta

Perjalanan Cibinong

Hari selasa 16 Januari 2018
Perjalanan Cibinong
Stadion Pakansari Cibinong
Bertemu teman
Jualan kaki lima semu pernak-pernik HP

Hanya menemani
Ingin ikut serta
Ingin lama disana
Ingin merasakan
Namun mungkin belum saatnya

Tapi kapan ya

Perjalanan apa adanya
Sampai dimanapun nanti
Jadi apapun nanti
Sudah siap

Jakarta Timur, 18 Januari 2018

N

Jauh perjalanan ini
Untuk melupakan dirimu
Namun mengapa kau hadir
Saat ku telah berubah
Tidak mencinta seperti dulu

Kulanjutkan menjauh
Semakin menuju timur
Untuk tidak bertemu
Kamu lagi

Dan hatiku kini
Telah mecinta lagi
Saat yang paling indah sendiri tampa dirimu
Namun aku sepi

Biarkan aku pergi jauh
Jangan hadir lagi
Biarkan aku lanjutkan perjalanan ini
Tenanglah kau disana

Jakarta Timur, 19 Januari 2018

Senin, 15 Januari 2018

......

Ada yang berbeda
Entah apa
Mungkinkah ini tanda

Malam
Begitulah yang sedang rasa

Jakarta Timur, Ciracas 15 Januari 2018

Rasa

Dirimu akan ku jadikan seseorang yang teristimewa ku
Tidak pada pandangan pertama
Tapi hari kedua sangat terasa lama
Ingin bertanya kabar mu
Namun ku coba untuk diam tidak berkata kepadamu

Meskipun aku baru mengenal
Tapi kau berbeda dari yang telah lalu
Lama sudah perjalanan
Kau terjaga pandanganku
Tidak jadi aku sendiri lama
Berusaha mencintaimu

Bila nanti akhirnya kehilangan lagi
Tentu aku dari awal sudah siap
Patah lagi
Aku ingin kau menjadi seseorang yang teristimewa

Mungkin aku atau kau akan bahagia juga jika tidak bertemu
Namun berdua mungkin kita lebih bahagia

Tidak ada janji untukmu
Aku terus berusaha bahagia bersamamu mulai hari ini dan nanti

Jakarta Timur, Ciracas 15 Januari 2018

Jumat, 12 Januari 2018

Akan bertemu dirumah bu linda

Selamat pagi wanita yang sedang aku pikirkan
Wanita yang belum pernah aku lihat
Semoga ada takdir kita bertemu
Seperti apapun nanti aku akan tersenyum menjabat tangan mu

Ingin cepat bertemu
Sebab aku ingin tau tentang mu
Bagaimana kau menjaga diri
Bagaimana kau melihat, tersenyum dan mendengar
Seperti apa suaramu
Akankah kau melihat dan berbicara kepada ku

Hati ini pernah sakit
Beberapa kali bahkan
Tidak ingin rasanya terulang lagi
Pernah sempat ingin sendiri
Namun sendiri dalam waktu yang lama tidak menyenangkan

Jika  kita bertemu dan bersama
Marilah saling menjaga rasa

Untuk perempuan yang sedang ingin aku kenal
Aku baru dikota ini
Masih belajar dan berjuang untuk bisa hidup dikota ini
Aku lelaki dari daerah yang jauh
Aku lelaki dari keluarga yang biasa saja
Ayah ku tukang becak
Umak ku dirumah saja
Adiak ku ada tiga orang

Untuk wanita yang akan aku kenal
Jika tidak ingin mengenal
Berucaplah dari awal
Sebab jika di akhir akan menyakitkan
Jangan terpaksa
Indonesia masih luas

Jakarta timur, 12 Januari 2018

Senin, 01 Januari 2018

KPK

Dimana saja ada
Ya semua orang sepertinya suka melakukan
Korupsi
Tentu menjadi kata yang tidak asing lagi ditelinga
Bahkan sudah biasa dilihat, dibaca dan juga didengar

Siapa yang memulai
Siapa yang mengajari
Adakah yang menjadi contoh
Sepertinya begitu

Depok, 1 Januari 2018

Kesehatan

Sehat
Semuanya ingin sehat
Tapi sakit akan dirasakan
Sakit terasa

Ada yang bisa ditahan
Namun kadang teriak kesakitan
Sakit
Nikmatilah ketika terasa sakit
Meski malam sudah larut
Meski pagi lagi
Nikmatilah

Tentu tidak akan lama
Ada akhirnya

Depok, 1 Januari 2018

Mengulang

hal kecil pun tidak akan sia-sia
lakukan yang terbaik yang kamu bisa
melangkahlah jauh
sampailah pada cita-cita
jangan menjadi sombong
rendah hatilah
sebab manusia tidak bisa segalanya

Depok, 1 Januari 2018