Sabtu, 31 Oktober 2020

Minum Anggur

Kau tau sejauh mana aku menjauh 
Semua karena tidak ingin lagi bersamamu
Kalau kau tanya aku rindu atau tidak
Tentu aku sangat rindu 

Selalu saja kau muncul dalam ingatanku
Ternyata aku belum melupakanmu
Benar aku tidak pernah mau melupakanmu
Sebab semua tentangmu adalah pelajaran bagiku

Apakah suatu saat aku akan mencarimu
Tidak
Namun jika kita bertemu 
Aku akan traktir kau minum anggur sampai mabuk


Air Bangis, 31 Oktober 2020


Kamis, 29 Oktober 2020

Sedikit Cerita

Jika engkau datang dua puluh tahun yang lalu
Burung camar masih banyak mencari makan di laut
Terbang bebas melingkar di perahu nelayan
Hinggap di ranting pohon yang mengapung di laut

Namun jika engkau datangnya sekarang
Tidak kau temukan burung camar cari makan
Terbang babas melingkar di perahu nelayan
Atau yang sedang hinggap di ranting pohon di laut

Yang kau temukan sampah sudah menumpuk 
Membentuk pulau-pulau kecil terapung 
Dibawa ombak ke pantai lalu menjadi daratan baru
Begitulah sedikit ceritaku 
Tentang burung camar yang hilang dan tetang sampah yang telah menumpuk 


Jumat, 23 Oktober 2020

cerita

Hari ini Jum'at 23 oktober 2020 aku sedang duduk sendiri di beranda rumah, melihat ibu-ibu sedang tawar menawar haefa dengan pedagang buah yang biasa menggelar dagangannya di depan rumah. Padanganku jauh memanda ke arah perbukitan yang ditanami kelapa sawit, 20 tahun yang lalu perbukitan itu masih ditumbuhi padang ilalang yang setiap tahun selalu terbakar entah karena apa. 

Selasa, 13 Oktober 2020

Cerita Hati

Aku merasa malu sebagai laki-laki minang dewasa tapi masih tinggal dirumah bersama orang tua. Ingin rasanya aku berjalan kembali mendatangi tempat-tempat indah yang ada di negeri ini, namun semua rasa ingin itu sekarang tertahan karena beberapa hal. Pertama, aku kalah dalam pertarungan di ibu kota, aku pulang setelah dua tahun lebih bertarung dan bertahan di ibu kota. Kedua, aku sedang kecewa sebab meninggalkan perempuan yang aku sayang dalam keterpurukan, semoga dia baik-baik saja. Ketiga aku merasa gagal sebagai laki-laki dewasa aku tidak bisa bertanggung jawab atas semua perbuatan yang telah aku lakukan. 

Bersambung......

Sabtu, 19 September 2020

Dalam Mimpi Kau Juga Marah

Tidak ada alasan untuk mempertahankamu 
Aku tidak ingin semua terulang bersamamu
Sudah tenang rasanya hidup ini tanpamu
Untukmu juga begitu
Tidak ada alasan bagimu untuk mempertahankanku

Biarlah kita tidak bertemu lagi
Biarlah aku tidak mencarimu

Air bangis, 19 September 2020

Minggu, 06 September 2020

Harapan

Aku tidak bisa katakan bahwa aku mencintaimu sejak saat aku pernah pergi meninggalkanmu
Untuk bertemu denganmu saja aku tidak merasa pantas
Apa lagi untuk memintamu menjadi istriku
Tapi sekarang aku begitu dekat denganmu
Jika tidak aku sampaikan isi hatiku
Aku takut menyesal dikemudian hari 

Minggu, 02 Agustus 2020

Belum Usai

Jika nanti tujuan berbeda maka teruskan saja perjalanan yang kalian ingin, sedangkan aku akan tetap pada jalan yang  aku  ingin.

Setelah dua bulan itu aku buang maka aku lupakan saja setiap kenangan bersama kalian. Datanglah dalam mimpi, temui aku, lakukan apa saja yang kalian ingin. Aku sudah pergi meninggalkan kalian jauh dan entah kapan akan kembali.

Pantai landai di perbatasan provinsi selalu menanti untuk mengenang dan memulai kisah baru yang telah ditetapkan illahi. Akankah kelak aku dan kalian bertemu lagi. Sekali lagi aku berharap kaliaj datang menemuiku meskipun itu dalan mimpi. Aku benar-benar ingin melihat kalian, seperti apa kalian sekarang.


Lampung, 2 Agustus 2020

Selasa, 21 Juli 2020

Pangkuan Halaman

Akhirnya kapal itu memutar haluan setelah menerjang badai yang tidak berkesudahan. Meninggalkan pulau harapan yang masih belum terlihat. Terus berlayar adalah kematian, memutar haluan memperbaiki kapal adalah pilihan

Berhenti pada pelabuhan terdekat
Mari kembali berlayar
Siapkan segala bekal
Lalu ciptakan perjalanan 

Sampailah pada pulau harapan
Lalu kembalilah pada pangkuan halaman


Jakarta, 21 Juli 2020

Minggu, 19 Juli 2020

Patah Bulan Juli

Kau berjanji kembali dan akan selalu menemani
Kau berjanji tidak pernah pergi dan tetap disisi
Tapi kau pergi dan tidak kembali

Kau membuat patah berkali-kali
Aku masih disini
Tapi tidak menunggumu lagi


Jakarta, 19 Juli 2020

Jumat, 17 Juli 2020

Tinggalkan

Jatah yang telah hilang
Kau kesal pada apa saja
Karena Kau sedang merasakan kehilangan
Lalu Kau kutuk semua
Semua benar-benar sampah 

Berdiam diri Kau pada akhirnya
Padahal lebih baik Kau lanjutkan perjalanan
Lebih banyak lagi yang akan Kau temukan
Hujan dan badai seperti apapun tidak akan menghentikan langkah yang sudah kau mulai 

Sebenarnya kau hanya butuh keberanian
Tinggalkan
Kau harus meninggalkan
Lalu berjalanlah sendirian

Jakarta, 16 Juli 2020

Jakarta Mereka dan Jakarta Ku

Mereka melangkah sangat cepat 
Seperti sedang mengikuti lomba jalan cepat
Tidak ada waktu untuk berhenti bagi mereka
Setidaknya begitulah yang Aku lihat
Pekerja kantoran, pekerja harian lepas, dan Aku yang pengangguran semua melangkah cepat saat di Jakarta

Tanpa tegur sapa sudah biasa
Ketidakpedulian sudah biasa
Jakarta sungguh istimewa dengan segala yang terjadi di dalamnya
Aku nikmati Jakarta

Jakarta, 26 Juni 2020

Melangun

Melangunkah Aku
Hingga Aku berjalan sejauh ini dan tidak kembali 
Aku tinggalkan kampung dan tanah kelahiran
Aku tinggalkan tumahvyang penuh dengan keindahan
Lalu aku berjalan
Seperti ada rasa yang sedang aku ingin hilangkan

Melangunkah Aku
Oh tidak 
Aku tidak sedang melangun
Ini hanya keinginan biasa yang sudah terpendam 
Aku berjalan untuk wujudkan perjalnanku


Jakarta, 16 Juli 2020

Kamis, 13 Februari 2020

Tulisan Perasaan

Hari ini ingat semua cerita tentang kita
Hari ini ingat semua ingin kita
Aku tidak pernah bayangkan semua cerita yang sudah kita lewati
Aku ingin semua ingin kita menjadi kenyataan

Aku berharap kita tetap terus bersama
Aku berharap selalu ada aku dalam hatimu
Jika tidak bisa aku berharap seperti itu
Lalu kau tidak ada lagi dalam hidupku
Sudah jelas hancurlah aku
Air mataku tentu akan tumpah
Membanjiri alam semesta

Akan sangat sulit memeperbaiki rasa 
Jika dirimu benar tidak ada lagi dalam hidupku
Hari ini dirimu masih ada bersamaku
Tapi
Aku tetap harus siap kehilangan dirimu

Jakarta, 13 Februari 2020