Selasa, 03 April 2018

Terima kasih sudah mengingatkan aku tentang ibu Indonesia


Jika kau tak tahu Syariat Islam
Dan Yang kau tahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Aku juga merasa begitu, meski aku hanya sedikit tahu tentang syariat islam
Lebih cantik dari cadar
Jika kau bilang lebih cantik dari cadar tentu aku setuju
Sebab cadar yang aku tahu hanya penutup agar matamu saja yang telihat oleh ku
Gerai tekukan rambutnya suci
Jika kau katakan gerai tekukan rambutnya suci, Sesuci kain pembungkus ujud tentu aku juga setuju
Sebab tekukan rambut ibu indonesia yang kau katakan memang selalu dijaga bermacam cara menjaganya, tidak sama di setiap pelosok bangsa 
Jika kau katankan Rasa ciptanya sangatlah beraneka dan Menyatu dengan kodrat alam sekitar tentu aku juga setuju
Begitu banyak hasil cipta karya ibu indonesia, hanya saja tidak semua orang mengakui itu
Jika kau katakan Jari jemarinya berbau getah hutan dan Peluh tersentuh angin laut
Maaf aku tidak sependapat denganmu, coba kau bau lagi semua jari – jemari ibu indonesia, akan lebih banyak bau yang akan kau temukan


Jika kau mengingatkan aku uintuk melihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanku semakin asing, Supaya aku  dapat mengingat, kecantikan asli dari bangsaku
Tentu aku berterima kasih kepadamu, saling mengingatkan itu penting menurutku, kadang aku juga bisa lupa akan bangsaku
Aku tentu ingin melihat yang cantik,tapi aku tidak ingin menjadi cantik, aku ingin menjadi sehat, aku ingin berbudi berbudi, dan sangat ingin menjadi  kreatif
Aku sudah di duniaku, di bumi Ibu Indonesia

Jika kau benar tak tahu syariat Islam
Dan Yang kau tahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok dan lebih merdu dari alunan azan
Tentu aku hanya bisa tertawa saja
Aku tahu kegelisahanmu
Kau katankan Gemulai gerak tarinya adalah ibadah, Semurni irama puja kepada Illahi
Kau katakan Nafas doanya berpadu cipta, Helai demi helai benang tertenun, Lelehan demi lelehan damar mengalun, Canting menggores ayat ayat alam surgawi
ya memang begitu dari dulu, aku meraskan itu

Pandanglah Ibu Indonesia
Tentu aku akan pandang ibu indonesia
Jangan kau harap pandanganku semakin pudar
Pandangku tidak akan pudar karena kau sudah mengingatkan aku
Hingga aku dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsaku
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.
Aku tahu

Terima kasih sudah mengingatkan aku tentang ibu Indonesia

Jakarta Selatan, 3 April 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar