UNTUK
NURVA DILLATUL VATIN
DAN
PEMBACA PUISI
Saat bait-bait itu terdengar
Pikiranku kembali kemasalalu
Masa dimana dulu aku putih
abu-abu
Saat bait-bait itu terdengar
dari sumber suara yang begitu merdu
Meleleh sendiri air dari
mataku
Saat bait demi bait tidak terdengar lagi olehku
Disaat itu aku tahu
Masa itu sungguh indah dan tidak akan pernah
terulang lagi oleh diriku
Pariaman, 24 April 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar